Cerita Lucu Bin Menjengkelkan Pengemudi Gojek Di Yogyakarta
Sumber gambar: id.techinasia.com
in

Cerita Lucu Bin Menjengkelkan Pengemudi Gojek Di Yogyakarta

UGET UGET – Siang ini saya punya pengalaman unik dan cerita lucu dengan salah seorang pengemudi gojek. Lokasi saya berada di Kotagede Yogyakarta, kemudian saya memesan Go-jek untuk mengantarkan saya ke sebuah tempat di Giwangan. Jaraknya memang cukup dekat, sekitar 1,4 km. Di aplikasi tertera biaya yang harus saya keluarkan sebesar Rp4.000. Saya setuju dengan biaya segitu, kemudian beberapa menit kemudian pengemudi gojek sampai ke lokasi.

Saya diantar ke lokasi yang saya inginkan. Setelah sampai, saya pulang ke pengemudi gojek
” Tolong antar saya lagi ke posisi semula lima menit lagi”

Karena saya tahu tarifnya tidak mungkin berubah, maka saya tidak perlu memesan gojek lagi. Toh Bapak pengemudi gojek nya juga mau menunggu saya sebentar. Kemudian saya diantar ke lokasi semula di Kotagede.

Setelah turun, saya tanya ke pengemudi gojek “saya bayar berapa ya pak?”. Meskipun saat itu saya tahu berapa habisnya. Mungkin para pembaca sudah mengetahui berapa uang yang harus saya bayarkan. Tepat, Rp8.000.

Tapi pengemudinya, awalnya minta Rp14.000. Saya cukup heran darimana angka Rp14.000 tersebut. Ternyata, dia menghitung angka yang tertera di aplikasi adalah bonus dari pihak Go-Jek, Sementara saya harus membayar lagi Rp10.000. Darimana angka Rp10.000? Saya juga cukup heran dengan jawabannya

Katanya, tarif ojek jauh dekat adalah Rp10.000, kemudian ditambah dengan bonus dari gojek saya bayarkan sebesar yang tertera di aplikasi. Jadi totalnya Rp14.000. Tidak berhenti sampai disitu, saya ditagih lagi menjadi sebesar Rp19.000

Sumpah, saya heran setengah mati. Bukan masalah uangnya, tetapi angka-angka yang tidak masuk akal. Rp19.000 adalah ongkos pulang pergi tadi. Karena penasaran, saya bertanya kepada bapak pengemudi Go-Jek

“Baru ya Pak jadi pengemudi Go-Jek?”
“Iya..” sambil sedikit tersenyum.

Oh pantas saja, Akhirnya saya bisa memaklumi dan saya jelaskan secara detail meskipun saya sendiri bukanlah pengemudi Go-Jek, tapi saya pernah menggunakan aplikasi Go-Jek untuk memesan makanan dan Go Ride. Jadi sedikit-sedikit sudah tahu.

Biaya yang tertera di aplikasi adalah biaya yang harus dibayarkan oleh konsumen, apakah konsumen mau membayar menggunakan Go Pay ataupun secara Cash. Bapak pengemudi gojek tadi mengira bahwa, beliau akan mendapatkan bonus dari gojek sebesar yang tertera di Go Pay, sekaligus mendapatkan uang cash dari konsumen sebesar yang tertera di cash, seperti gambar di bawah ini

biaya gojek

Kemudian saya jelaskan bahwa itu adalah pilihan pembayaran, dan saya memilih membayar dengan cash atau uang tunai. Sebenarnya bisa juga dibayar dengan Go Pay, tetapi karena saya tidak punya Balance Go Pay, saya memilih membayar dengan tunai.

Kemudian bapaknya juga masih ngeyel, dia menganggap gojek itu menerapkan biaya jauh dekat Rp 10.000. Terus saya bilang lagi bahwa pelanggan Go-Jek hanya membayar apa yang tertera di aplikasi. Kemudian dia baru sadar sambil tersipu malu. Saya berikan uang sebesar Rp10.000 tanpa kembalian.

Sumber gambar: id.techinasia.com

Written by Bimo

Web developer, menggunakan CakePHP sebagai inti pengembangan situs dan wordpress untuk bermain blog. Kadang-kadang menulis, coding. Suka bersepeda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Barbie Kenalkan Kasih Sayang Ibu Melalui Versi Barbie Hamil

Barbie Kenalkan Kasih Sayang Ibu Melalui Versi Barbie Hamil

Ngiler Jadi Tanda Tidur Yang Baik Alias Berkualitas

Ngiler Jadi Tanda Tidur Yang Baik Alias Berkualitas