Cerita Hantu Nyata di Toilet Bioskop, Hati-Hati Kalau Pipis Di Sana
Sumber gambar: www.kitatv.com
in

Cerita Hantu Nyata di Toilet Bioskop, Hati-Hati Kalau Pipis Di Sana

UGET UGET – Cerita hantu nyata! Hari Minggu itu saya bersama istri mencoba mengintip sebuah mall baru di Yogyakarta, namanya adalah Jogja Walk atau sering disebut J-walk. Lokasi mall ini berada di Jalan Babarsari Yogyakarta, tepat sebelum Universitas Atma Jaya. Sejarah letaknya, Mall ini berada di lokasi yang sangat strategis dan prestisius. Sekitaran sini hampir semuanya orang berduit. Jadi kalau membangun mall di sini sangat tepat.

Tapi anehnya, mungkin karena masih baru, mall ini terkesan sepi. Banyak toko yang belum buka. Yang paling rame hanyalah bioskop CGV yang berada di lantai atas. Untuk mencapai bioskop cgv kamu bisa menggunakan lift atau menaiki tangga elevator. Di sinilah kejadian itu terjadi, tepatnya pada toilet laki-laki.

Malam itu saya dan istri tidak berencana untuk menonton bioskop, memang tidak ada film yang menarik bagi kami saat itu. Kebanyakan film-film horor yang sedang diputar, Memang sekarang sedang hits. Sebenarnya saya ingin menonton film horor, tetapi istri takut dengan film begituan.

Karena kebelet pipis, saya bilang ke istri untuk pergi ke toilet sebentar. Anehnya, bioskop yang satu ini kurang memiliki sistem kedap suara yang bagus. Suara adegan film horor yang sedang diputar kedengaran sampai ke dalam toilet. Waktu itu toilet sedang sepi, sama sekali tidak ada orang lain di dalamnya. Saya masuk ke dalam toilet, suasananya begitu mencekam. Ditambah lagi dengan lampu yang remang-remang. Apalagi 3 buah kaca cermin yang identik dengan film horor.

Saya buruan masuk saja, memang niat saya untuk pipis bukan untuk melihat-lihat. Dalam hati, saya sudah sedikit deg-degan dan berkata kenapa situasinya seperti ini. Tapi mau minta ditemani istri, malu dan gengsi. Akhirnya saya meneruskan niat untuk pipis.

Di dalam, ada tempat pipis berdiri. Karena saya tidak menemukan tombol untuk memancurkan air saya tidak jadi pipis di tempat pipis berdiri. Saya memilih pipis di toilet. Sewaktu saya pipis, saya menoleh ke belakang ternyata tempat pipis berdiri yang tadi saya tinggalkan tiba-tiba airnya mancur sendiri, padahal saya tidak menekan tombol apapun.

Analisa saya adalah mungkin tempat pipis berdiri itu memiliki sebuah sensor, sama seperti alat untuk mengeringkan tangan setelah di wastafel. Jikapun itu sebuah sensor maka sensor akan aktif ketika air pipis sudah keluar atau sudah ditumpahkan. Ini beda, saya belum mengeluarkan pipis di tempat tersebut juga tidak ada tombol yang saya tekan. Entah karena saya yang gaptek atau memang itu kerjaannya orang toilet yang lagi nganggur atau yang lebih seram memang ada makhluk halus di situ.

Melihat air mancur sendiri, beruntung saat itu saya tidak berpikir yang aneh-aneh. Anggapan saya seperti hipotesa yang pertama yaitu ada sensor yang bekerja. Anggapan itu menyelamatkan saya dari pilihan untuk berteriak. Apa jadinya kalau saya berteriak, malu dengan istri. Saat itu saya juga berpikir apakah mau memanggil istri untuk menemani, tapi terlanjur air pipis sudah keluar dan saya tidak bisa begitu saja lari-lari keluar toilet.

Saya buruan cebok, tidak lupa mengguyur air pipis yang sudah keluar di toilet dan buru-buru keluar dari ruangan toilet. Sampai di luar, saya tidak menceritakan hal tersebut kepada istri. Karena memang saya belum menyadari sisi keanehannya. Baru sampai di rumah, kami duduk-duduk santai di belakang rumah sambil melihat ayam-ayam yang sedang tidur.

Saya menceritakan semua kejadian tadi. Istri saya terkejut setengah tidak percaya. Istri saya memang orangnya penakut, melihat trailer film horor pun sudah ketakutan, Sebenarnya saya juga iya. Tapi mencoba untuk kelihatan berani saja di depan istri, hehehe.

Istri saya bilang, besok lagi dia tidak mau pergi ke bioskop untuk menonton. Lebih baik pergi ke bioskop yang nggak horor. Sudah kapok menonton film di bioskop yang berada di dalam mall. Karena dulu pernah menonton film di Ambarukmo Plaza. Pulangnya sampai jam 11.00 malam dan tentu saja mall sudah tutup.

Tempat parkir yang berada di basement sungguh menakutkan, katanya. Sampai-sampai istri saya sedikit berlari untuk segera pergi dari Ambarukmo Plaza karena ketakutan. Akibatnya kakinya sedikit terkilir dan saya juga yang harus repot memijatnya.

Memang kalau orang takut tidak ada solusinya kecuali lari. Saya pun begitu. Semoga cerita ini hanya untuk sekedar hiburan saja dan saya tidak menjelek-jelekkan suatu tempat.

Sumber gambar: www.kitatv.com

Written by Bimo

Web developer, menggunakan CakePHP sebagai inti pengembangan situs dan wordpress untuk bermain blog. Kadang-kadang menulis, coding. Suka bersepeda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Pemerintahan Daerah Banyuwangi Gandeng Go-Jek untuk Antar Obat Pasien Miskin

Pemerintahan Daerah Banyuwangi Gandeng Go-Jek untuk Antar Obat Pasien Miskin

Produk untuk Bayi yang Masih Sering Digunakan Orang Dewasa

Produk untuk Bayi yang Masih Sering Digunakan Orang Dewasa