Cara Mendidik Anak Supaya Tidak Kecanduan Gadget uget uget
Sumber gambar: psst.ph
in

Cara Mendidik Anak Supaya Tidak Kecanduan Gadget

UGET UGET – Di zaman sekarang cara mendidik anak supaya tidak kecanduan gadget sedang banyak dicari. Kecanduan gadget atau nomophobia (no-mobile-phone-phobia) membuat seseorang tidak bisa tidak tersambung dengan teknologi. Biasanya orang akan merasa cemas ketika berada jauh dari gadget.

Kondisi ini dalam tingkat yang parah bisa saja mengganggu aktivitas dan hubungan sosial seseorang. Namun di Brazil, kondisi ini bisa disembuhkan secara cuma-cuma dengan bergabung bersama Klinik Detoks.

Klinik yang diinisiasi oleh Delete Institute ini tidak lantas menutup diri dari perkembangan teknologi. Melainkan berusaha mengarahkan pasiennya untuk menggunakan teknologi secara sehat. Ya, dikatakan tidak sehat sebab kecanduan gadget bisa menimbulkan konsekuensi baik fisik, psikis, maupun sosial.

Klinik Detoks ini sendiri sejak tahun 2013 hingga kini telah membantu 800 pasien. Ternyata banyak juga ya yang senasib sepenanggungan dengan saya. Di sana setiap pasien boleh kembali ke klinik kapan saja, sebab bisa saja kecanduan itu datang lagi.

Biasanya orang yang kecanduan mengandalkan segalanya dengan gadget. Dia bahkan bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk men-scroll isi beranda, tanpa keperluan apapun. Saya pun sepertinya sudah termasuk kecanduan. Saya merasa hampa apabila tak menyentuh gadget dalam waktu lama.

Jelaslah kita tahu, dalam akun-akun sosial media dan chatting, kita bisa terhubung dengan siapapun tanpa mengenal jarak. Hal inilah yang lantas membuat gadget seakan-akan menjadi ‘teman’. Waktu pun banyak tersita untuk bermain gadget.

Sepertinya sekarang banyak anak muda yang lebih mengutamakan gadgetnya. Apabila dulu anak muda pada usianya akan lebih percaya pada teman sebaya daripada orang tuanya sendiri, mungkin saat ini sudah tergantikan dengan gadget. Orang menjadi mudah percaya pada apa yang ada di internet, pada informasi yang dilihat di dunia maya. Sebab anak muda sekarang nampaknya lebih akrab dengan gadget ketimbang dengan teman di dunia nyatanya.

Situasi-situasi inilah yang perlu mendapat perhatian khusus. Perlu ada penanganan untuk mengurangi penggunaan gadget. Seperti yang dilakukan dalam Klinik Detoks, di sana mereka membentuk terapi kelompok dengan melatih diri mereka membaca buku tanpa melihat smartphone.

Nah ini. Saya juga sepakat, sepertinya godaan terbesar untuk memegang gadget itu saat sedang belajar. Momen membaca buku buat saya jadi saat-saat terberat, di mana godaan kantuk pasti selalu datang. Membaca huruf pada kertas seakan berbeda dengan membacanya pada gadget. Waktu seakan berjalan lama dan terasa membosankan. Cara ini mungkin bisa menjadi sangat ekstrem untuk mereka yang sudah kecanduan parah.

Sebenarnya menurut saya ada banyak cara selain itu. Misalnya dengan menekuni hobi piknik, atau memperbanyak kegiatan agar kita semakin lupa untuk menyentuh gadget. Olahraga juga bisa menjadi pilihan. Apabila biasanya dalam keadaan yang pasif kita mudah tergoda untuk bermain gadget. Maka pola tingkah laku bisa diubah terlebih dulu.

Cara ini juga sangat efektif untuk dilakukan para ibu atau mama muda dalam mendidik anak. Meskipun era teknologi memang sedang berkembang dengan pesat, tapi penggunaan gadget untuk anak-anak masih perlu diawasi dan dibatasi.

Sumber gambar: psst.ph

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Jasuke Jagung Susu Keju, Makanan Ringan Camilan Sehat Mengenyangkan uget uget

Jasuke: Jagung Susu Keju, Makanan Ringan Camilan Sehat Mengenyangkan

Big No untuk Suka Sama Pacar Sahabat Sendiri uget uget

Big No untuk Suka Sama Pacar Sahabat Sendiri