Cara Mempertahankan Hubungan Biar Semakin Langgeng
Sumber gambar: tetabudga.blogspot.co.id
in

Cara Mempertahankan Hubungan Biar Semakin Langgeng

UGET UGET – Saat menjalin sebuah hubungan, tentu kamu menginginkannya dapat berjalan langgeng sampai kakek-nenek, hingga maut memisahkan. Kalau kamu sudah yakin ingin sehidup semati bersamanya, pasti akan semakin giat mencari cara mempertahankan hubungan dalam mengupayakan cintamu. Perjuanganmu akan terus menggebu untuk bisa meminangnya menjadi suami/istrimu.

Sebuah hubungan memang belum tentu selalu dalam situasi kasih dan harmonis. Dalam prosesnya, mungkin saja banyak kerikil-kerikil kecil yang membuat hubungan kalian sedikit goyah. Perasaan bosan, kecemburuan, perbedaan pendapat, kurang komunikasi, kurang perhatian, dan lain sebagainya bisa saja hadir dalam hubungan kalian.

Sering kali kita menemui pasangan yang sudah sekian lama pacaran, atau pasangan kakek nenek yang begitu setia menghabiskan sisa hidupnya. Siapa yang tidak iri melihat pemandangan seperti itu. Pasti di antara kalian ada yang bertanya-tanya. “Ih kok mereka nggak putus-putus ya?” “Mereka bisa langgeng gitu, apa ya rahasianya?” Nah berikut rahasia tentang cara mempertahankan hubungan.

1. Mampu mengatasi kebosanan bersama, menerimanya serta menikmatinya.

Namanya juga manusia, tentu punya perasaan bosan. Terlalu sering bersama, melakukan aktivitas monoton bisa jadi memunculkan perasaan bosan. Rasa bosan itu sifatnya sebentar. Jadi kamu tak perlu gegabah menghadapinya.

Bosan sedikit, kamu langsung menyimpulkan bahwa kamu sudah tak lagi cocok dengan pacarmu. Kamu langsung berpikir yang tidak-tidak bagaimana nantinya menghadapi hidup berumah tangga, apabila saat ini sudah bosan. Padahal baik kamu maupun pasanganmu pasti akan merasa bosan, hanya saja siklus dan momennya mungkin tak sama.

Kebosanan adalah hal yang wajar. Justru ini menjadi tantangan dalam sebuah hubungan. Bagaimana kalian masing-masing mampu mengatasi atau bahkan menikmati kebosanan itu. Kebosanan adalah sesuatu yang harus diterima sebagai siklus yang justru dapat membuat kalian makin dewasa dalam berhubungan.

Jangankan sama pacar, bersama dengan teman, maupun orang tua pun pasti pernah merasa bosan. Tetapi toh kalian masih mengenal, menyayangi, dan hidup bersama mereka. Artinya kebosanan itu sifatnya sekejap dan sejatinya tak akan mengubah perasaan kalian.

Bisa jadi kebosanan itu hanyalah fatamorgana yang terlalu kalian lebih-lebihkan, sehingga membuat hubungan tak lagi langgeng. Untuk membangun hubungan yang kuat, kalian perlu jatuh cinta berkali-kali. Percaya deh, kebosanan itu pemanis hubungan kalian.

2. Melihat sebuah kebosanan sebagai hal yang baik dalam hubungan.

Saat kamu merasa bosan, biasanya kalian akan cenderung memikirkan kebosanan itu. Kalian pun akan terus mencari-cari bahkan memutus rantai sumber kebosanan itu. Jika sumbernya ada pada diri pasanganmu, lantas kamu akan dengan mudahnya menghakimi pacarmu.

Pikiranmu akan dapat melihat kelemahan-kelemahan pasangan. Itu semakin membuatmu sebal dan ingin putus. Nah ini penyebab kegagalan hubungan. Kalau masalah sepele berujung pada kata pisah, artinya kamu masih memandang kebosanan sebagai hal buruk yang harus dihindari. Padahal dari rasa bosan itu, kalian bisa saling berbagi (sharing) dan introspeksi mengenai hubungan kalian terlebih dahulu. Setelah ketemu akar permasalahannya, kemudian berupayalah melakukan perbaikan bersama.

Mengutip lirik lagu Jangan Cintai Aku Apa Adanya milik Tulus, “Jangan cintai aku apa adanya. Jangan. Tuntutlah sesuatu biar kita jalan ke depan.” Ini ada benarnya juga loh. Sikap menerima pasangan dengan apa adanya justru membuat hubungan menjadi datar alias flat. Gamau kan? Dengan adanya kebosanan, kamu akan memberikan tuntutan-tuntutan tertentu pada pasanganmu. Tapi tentu sifatnya harus positif dan membangun ya.

3. Lebih banyak melakukan tindakan positif daripada hanya selalu mengeluh.

Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah. Kebosanan muncul karena kurangnya warna dalam hubungan kalian. Nah tugas kalian, buatlah warna di dalamnya.

Kalian juga bisa mengatasi kebosanan itu dengan cara-cara yang sifatnya positif. Lakukanlah hal yang menyenangkan, mungkin kalian butuh piknik atau berolahraga. Hubungan itu tidak melulu cinta-cintaan. Sifatnya jauh lebih kompleks, mencakup kehidupan pribadi dua insan. Artinya, ada banyak hal positif yang bisa kalian lakukan di luar pujian atau kata-kata gombal. Ajak pasanganmu masuk ke duniamu, begitu pula sebaliknya.

Sumber gambar: tetabudga.blogspot.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Quality Time untuk Diri Sendiri Waktunya bersolilokui

Quality Time untuk Diri Sendiri, Waktunya Bersolilokui

Hal yang Perlu Diperhatikan Anak Kost Ketika Memutuskan Berbagi Kos

Hal yang Perlu Diperhatikan Anak Kost Ketika Memutuskan Berbagi Kos