Survival Capsule Cara Evakuasi Bencana Masa Kini
Sumber gambar: mynorthwest.com
in

Survival Capsule: Cara Evakuasi Bencana Masa Kini

UGET UGET – Cara evakuasi bencana dan ide penyelamatan diri terhadap bencana muncul dari insinyur kedirgantaraan asal Seatle, Amerika Serikat, Julian Sharpe dan Scott Hill. Mereka menciptakan tempat penampungan yang bisa mengambang, yakni kapsul keselamatan atau yang mereka namakan dengan Survival Capsule.

Rupanya ide mereka ini berkaca dari dua bencana beruntun yang terjadi di Aceh. Ya, gempa dengan kekuatan 9,1-9,3 SR yang berpusat di lepas pantai barat Sumatera pada 26 Desember 2004 silam. Tak sampai di situ, tsunami dahsyat langsung meluluhlantakkan seantero Aceh. Gelombang tsunami setinggi mencapai 30 meter tentu menyorot banyak perhatian.

Dilansir intisari-online.com, Survival Capsule ini berfungsi untuk memberikan penyelamatan jika terjadi tsunami atau bencana lainnya. Kapsul keselamatan ini dibuat dalam lima ukuran yang berbeda, sengan daya tampung antara dua sampai 10 orang. Di dalamnya, korban dapat bertahan selama lima hari hingga situasi aman terkendali.

Kata sang pembuatnya, Sharpe dan Hill, kapsul itu dibuat dari aluminium seperti yang dipakai pada pesawat. Kapsul keselamatan ini juga kedap air dan akan melindungi penghuni dari bencana alam, benda tajam maupun benda tumpul, hingga paparan panas.

Dengan keunggulannya itu, Survival Capsule dapat digunakan sebagai pertolongan pertama pada korban tsunami, tornado, gempa bumi, angin topan, dan badai. Apalagi kalau proses evakuasi tidak memungkinkan untuk dilakukan. Nah, alat ini juga membuat sebuah keluarga tak egois untuk menyelamatkan diri masing-masing. Sebab kita sendiri bisa memesan jumlah tempat duduk yang diinginkan.

Khususnya untuk lansia, ibu hamil, dan anak-anak, pasti sangat membutuhkan alat ini. Begitu pula bagi mereka yang tinggal di daerah rawan dan berpotensi bencana. Pergerakan yang terbatas lantas membuat mereka sering kewalahan mengevakuasi diri.

Kapsul ini jelas jauh lebih aman daripada berlindung di bawah meja kala gempa, memanjat pohon kala tsunami, dan sebagainya. Sebab kapsul ini tak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga kehangatan dan keamanan selama periode pasca bencana.

Masih dilansir intisari-online.com, kapsul ini dilengkapi dengan pintu masuk, tempat duduk, dan tempat penyimpanan selama lima hari. Terdapat pula fitur opsional tambahan seperti sistem tether, panel surya, toilet, pencahayaan internal, dan sistem musik.

Kapsul keselamatan ini sudah diperjual belikan loh. Kalian bisa pre-order di Amerika Serikat dan Jepang. Dari segudang fasilitas yang ditawarkan, tentu harganya juga sebanding bukan? Iya, kalian bisa membeli kapsul untuk dua orang seharga 13.500 US Dollar atau setara dengan Rp 182 juta. Sedangkan kapsul untuk empat orang dihargai 17.500 US Dollar atau Rp 237 juta.

Bencana memang aktivitas alam yang tak bisa dihindari. Hal yang perlu kita lakukan hanyalah meningkatkan kewaspadaan. Nah dengan adanya inovasi ini, artinya kepedulian terhadap pertahanan diri kita semakin meningkat. Alat ini bisa menjadi investasi keselamatan di masa mendatang. Terlebih bencana datang tanpa direncanakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Menantikan Kehadiran Generasi Kelima Jaringan di Indonesia

Menantikan Kehadiran Generasi Kelima Jaringan di Indonesia

Sisi Positif Kalau Kita Mempunyai Teman Beda Selera

Sisi Positif Kalau Kita Mempunyai Teman Beda Selera