Candi Sambisari, The Hidden Paradise
Sumber gambar: www.slemanonline.com
in

Candi Sambisari, The Hidden Paradise

UGET UGET – Bagi Anda yang tergila-gila dengan peninggalan peradaban Hindu Kuno yang sempat berjaya di Tanah Jawa pada masa lalu, maka tempat wisata Jogja yang satu ini wajib Anda rencanakan sebagai salah satu tujuan wisata. Ya, Candi Sambisari. Berada di dusun Purwomartani, Kabupaten Sleman, candi ini berdiri pada 6,5 meter lebih rendah ketimbang lahan di sekitarnya.

Berkunjung ke destinasi wisata ini, Anda tidak diwajibkan untuk membayar biaya masuk. Banyak orang beranggapan bahwa Candi Sambisari merupakan destinasi wisata yang mendapatkan predikat the hidden paradise. Dengan relief yang artistik dan gaya arsitektural ala Hindu Jawa, candi tersebut juga memiliki patung Dewi Siwa dan Dewi Durga yang terkesan epik ditambah dengan nuansa historis yang melingkupi situs purbakala tersebut.

Konon, candi yang ditemukan pada tahun 1966 ini memerlukan waktu 21 tahun untuk menggali dan merangkai ratusan batu itu sebelum akhirnya candi tersebut berhasil direkonstruksi. Berada sekitar 10 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, Anda tidak perlu bersusah payah untuk sampai di areal tersebut. Cukup dengan berkendara melewati lintas jalan Jogja-Solo, Anda akan dipandu oleh papan penunjuk menuju situs Candi Sambisari. Diperkirakan dibangun antara tahun 812-838 M pada masa pemerintahan Rakai Garung, Candi ini terdiri dari 1 buah candi induk dan 3 buah candi pendamping, serta terdapat 8 buah lingga patok yang tersebar di setiap arah mata angin.

Dengan menaiki tangga pada pintu masuk candi induk, para pengunjung akan disajikan dengan hiasan indah seekor singa yang berada dalam mulut makara (hewan ajaib mitologi Hindu) yang menganga. Konon, figur makara di candi tersebut merupakan bentuk evolusi dari makara India yang juga dikenal sebagai seekor hewan berupa perpaduan gajah dengan ikan atau buaya dengan ekor yang membengkok.

Selain itu, pada candi tersebut juga tedapat selasar selebar 1 meter yang tak luput dijumpai selepas Anda melewati anak tangga terakhir pintu masuk candi induk. Dengan berkeliling di Candi Sambisari, Anda akan menemukan tiga relung yang masing-masing berisi sebuah arca. Pada sisi utara, terdapat arca Dewi Durga (isteri Dewa Siwa) dengan 8 tangan yang masing-masing menggenggam senjata. Sementara itu pada sisi timur terdapat Arca Ganesha (anak Dewi Durga). Dan pada sisi selatan, terdapat arca Agastya dengan aksamala (tasbih) yang dikalungkan di lehernya.

Lingga dan yoni tak lepas pula menghiasi bilik candi induk, dimana kedua artefak tersebut konon pada masanya dipakai untuk membuat air suci. Setelah dimanjakan dengan keindahan candi Sambisari, Anda juga dapat melihat berlembar foto yang menggambarkan lingkungan sawah sebelum dilakukan penggalian pada situs purbakala tersebut.

Tak jauh dari destinasi wisata tersebut, terdapat tempat peristirahatan yang semakin melengkapi vakansi Anda. Sambisari Guest House, Hotel Quint Colombo, hingga Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta merupakan tempat yang tepat untuk mengistirahatkan tubuh Anda setelah seharian berkeliling ke berbagai destinasi wisata Yogyakarta. Dengan menawarkan harga yang tak perlu mengeluarkan budget tinggi, Anda sudah dapat menikmati berbagai fasilitas yang menarik dari tempat peristirahatan ini.

Sumber gambar: www.slemanonline.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Cerita Detektif Ala Tornatore

Cerita Detektif Ala Tornatore

Akankah Kemunculan Li-Fi Menggeser Popularitas Wi-Fi?

Akankah Kemunculan Li-Fi Menggeser Popularitas Wi-Fi?