Bukti Keberadaan UFO Fisikawan Dahsyat Ini Percaya
in

Bukti Keberadaan UFO: Fisikawan Dahsyat Ini Percaya

UGETUGET — Profesor Michio Kaku percaya bahwa memang ada bukti keberadaan UFO yang sulit untuk disangkal lagi. Jadi, UFO (Unidentified Flying Object/Benda Terbang Tak Dikenal) memang ada.

Tapi bukan berarti alien sudah terbukti ada.

Kalau yang ngomong itu penulis atau penyair, mungkin kita masih bisa menganggap bahwa mereka sedang berkhayal. Masalahnya, yang bilang begitu adalah seorang fisikawan kelas mondial.

Kalau kamu jurusan sains saat SMA atau SMK, lalu kuliah di jurusan sains juga di universitas, kamu pasti tahu siapa Profesor Kaku ini (kalau gak tahu, kebangeten!). Sebagai seorang fisikawan, tentu Doktor Kaku tak asal bicara.

Profesor Michio Kaku mengajar di City College, New York, Amerika Serikat. Beliau dikenal sebagai popularizer (semacam buzzer-lah) sains, terutama fisika. Beliau juga menerbitkan buku-buku tentang string theory dan quantum field theory yang sebaiknya tidak usah dibahas di sini (harap maklum ya).

Yang jelas, suatu pernyataan atau teori fisika membutuhkan bukti empiris agar bisa diterima sebagai kebenaran haqiqi. Tentu, ada cabang ilmu fisika teoretis, tapi temuan-temuannya masih tetap bersifat teoretis selama belum ada bukti empiris.

Nah, Profesor Kaku kira-kira menyatakan, walaupun secara tidak langsung, bahwa bukti keberadaan UFO sudah bersifat empiris. Atau, lebih tepatnya, bukti-bukti itu ada.

Jadi begini. Menurut Profesor Kaku, 95% dari penampakan UFO bisa dengan mudah diidentifikasi sebagai Planet Venus, balon cuaca, gumpalan gas, dan anomali cuaca. Tapi, ada angka 5% yang “totally unexplained”.

Masalahnya, walaupun cuma 5%, tapi melibatkan orang-orang berpangkat jenderal, pilot-pilot angkatan udara Amerika Serikat, gubernur negara bagian. Mereka mengklaim: “Hei, ini di luar pemahaman kita tentang hukum-hukum fisika.”

Intinya, ada banyak penglihatan dengan berbagai mode atau cara. Ada pilot, saksi, radar, penglihatan yang kasat mata (tampak langsung dengan mata). Kejadiannya pun di seantero planet: Iran, Alaska, Belgia, dan lain-lain. Jadi, walaupun cuma 5%, tapi sulit untuk diabaikan.

Apakah ini membenarkan keberadaan kehidupan di planet lain? Profesor Kaku tidak langsung berkata ya. Beliau masih bersikap realistis dengan menyatakan bahwa untuk itu kita butuh DNA alien atau chip alien. Padahal, kita tidak punya.

Hanya saja, kita harus tetap membuka pikiran pada kemungkinan bahwa mereka, alien itu, jika memang ada, bukan hanya “superversion of us” atau “versi super diri kita”, dan bahwa mereka bisa saja ribuan atau bahkan jutaan tahun lebih maju daripada kita.

Lantas, kenapa alien tidak menemui kita dengan cara yang dapat dikenali, dan bukannya dengan cara yang tidak dikenali atau “unidentified”?

Untuk menjawab soal ini, Profesor Kaku menjawab dengan perumpamaan. Kalau misalnya kita berjalan-jalan di daerah perdesaan, dan menuju ke sarang semut. Lalu, kepada semut-semut itu, kita bilang: “Hei, aku bawakan manik-manik, lebah, dan energi nuklir untuk kalian.”

Nah, jika semut-semut itu tidak cukup maju, mungkin mereka tak akan tertarik dengan kita.

Kamu punya bukti keberadaan UFO?

Sumber gambar: Iufosightings.com

Sumber gambar: .

Written by Justme Shasha

Sedang belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Ponsel Lipat Android dari ZTE Ini Keren Nggak?

Ponsel Lipat Android dari ZTE Ini Inovatif dan Keren

lagu sheila on 7

Lagu Sheila on 7 Mengiringi Kami Menjadi Dewasa