Pasangan Boneka Barbie Silikon Hingga Gatebox Virtual Home Robot
Sumber gambar: blog.livedoor.jp
in

Pasangan Boneka Barbie Silikon Hingga Gatebox Virtual Home Robot

UGET UGET – Akhir-akhir ini mulai banyak pria Jepang yang memilih menikahi boneka barbie silikon cantik daripada membina bahtera keluarga dengan wanita sungguhan. Bahkan layanan pernikahan dengan anime telah tersedia di sana.

Ketertarikan dengan objek sering kali membuat seseorang ingin memilikinya. Bahkan memiliki dalam arti mengesahkannya dalam sebuah hubungan pernikahan. Jepang menjadi salah satu negara yang mengalami penurunan tingkat pernikahan dari tahun ke tahun.

Banyak pria Jepang yang mengalami kegagalan menemukan cinta dan membangun hubungan. Hingga boneka silikon cantik mirip sosok wanita dijadikan pelarian. Animasi Jepang juga diiyakan teman saya yang juga pecinta anime, memiliki karakter yang berbeda dari animasi lainnya. “Anime Jepang cantik dan cakep,” begitu katanya.

Dilansir tribuntravel.com, pernikahan dengan boneka silikon diakui oleh yang melakukannya lebih tidak merepotkan. Gadis boneka tidak akan menuntut uang dan hadiah apapun, dan dia tidak akan cemburu dan membuat skandal. Iya sih. Tapi dalam hubungan tentu perlu komunikasi dua arah agar lebih hidup dan berwarna bukan?

Setelah dihebohkan dengan pernikahan dengan boneka silikon. Saat ini Gatebox malah meluncurkan Gatebox Virtual Home Robot. Perangkat ini mampu memproyeksikan gambar holografik kecil seorang gadis anime yang dapat merespon perintah suara. Bayangkan saja, kalau ini sih sudah lebih dari sekadar boneka silikon. Mereka nampak nyata, dapat menuruti kemauan dan memuaskan fantasi para penggila anime.

Seperti diketahui, anime adalah animasi yang berasal dari Jepang. Begitu banyak orang tergila-gila dengan anime karena tampilannya yang cantik nan seksi. Bahkan layanan pernikahan dengan anime telah tersedia di Jepang. Dalam budaya Otaku, dikenal istilah waifu yang artinya istri. Ini mengacu pada seorang gadis anime yang disukai seseorang.

Dilansir dari suara.com, menurut situs gatebox, laki-laki bisa melakukan pendaftaran pernikahan dengan hanya satu waifu yang paling dia sukai. Caranya cukup mudah hanya dengan mengunduh dan mengisi formulir pendaftaran, kemudian mengirimnya kembali.

Berkebalikan dengan Indonesia yang sedang mengalami bonus demografi, keinginan untuk berkeluarga di Jepang semakin menurun. Ini pun berpengaruh pada menurunnya jumlah kelahiran bayi sehingga jumlah pemuda-pemudi usia produktif pun sedikit. Angka harapan hidup di Jepang yang tinggi membuat populasi manula justru lebih banyak di sana. Hmm, padahal Sumber Daya Manusia usia produktif begitu penting dalam menggerakkan kemajuan suatu negara.

Ada banyak hal yang mempengaruhi munculnya ide-ide untuk tidak menikah. Masyarakat Jepang memang dikenal gila kerja (workaholic). Biaya hidup yang cukup tinggi pun nampaknya ditengarai sebagai salah satu sebab yang membuat orang tak sempat mencari jodoh, dan lebih fokus bekerja. Mereka pun turut mempertanyakan kebebasan pascamenikah. Banyak wanita Jepang yang ingin berkarir, daripada hanya duduk diam di rumah.

Mengingat hal ini, Indonesia patut bersyukur. Dalam acara Sociopreneur Muda Indonesia (Soeprema) di UGM beberapa waktu lalu, Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Jonni Mardizal pernah berkata bahwa pada tahun 2025-2035 pemuda akan mendapat bonus demografi.

Data BPS tahun 2009 pun menyebutkan, populasi pemuda berkisar 24% dari total 254,3 juta jiwa penduduk Indonesia. Ini menjadi hal yang baik sebab SDM produktif dapat membawa perubahan besar untuk negeri.

Generasi milennial dengan ide-ide kreatifnya dapat menjadi generasi petarung masa depan. Semoga Indonesia ke depannya dapat memanfaatkan bonus demografi tersebut dengan lebih bijak. Mulai dari sekarang pemuda-pemudi Indonesia harus terus dipersiapkan agar dapat mengguncang dunia lewat prestasinya.

Sumber gambar: blog.livedoor.jp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Seberapa Sering Kamu Mengucap Doa Bagi Mereka yang Sudah Tiada

Seberapa Sering Kamu Mengucap Doa Bagi Mereka yang Sudah Tiada?

Asupan dan Pola Makan yang Sehat dan Teratur Bantu Cegah Batu Empedu

Asupan dan Pola Makan yang Sehat dan Teratur Bantu Cegah Batu Empedu