Bilik The Cry Closet Berikan Ruang Mahasiswa untuk Menangis
Sumber gambar: www.ksl.com
in

Bilik The Cry Closet Berikan Ruang Mahasiswa untuk Menangis

UGET UGET – Setiap orang pasti pernah merasa galau, stres, terpuruk, dan rasanya ingin menangis saja. Sayangnya, menangis dianggap sebagai perilaku yang memalukan. Karenanya tak banyak orang bisa melakukannya di depan umum. Biasanya kamu dihadapkan pada dua pilihan; berlari ke tempat sepi, atau menahannya.

Ada banyak hal yang membuat dirimu kalut. Entah itu masalah ekonomi, masalah pertemanan, percintaan, hingga ujian, skripsi, hingga kesalahan dan penyesalan lainnya. Ada kalanya menangis menjadi salah satu pilihan untuk menenangkan diri. Kalau hati sedang bersedih, rasanya memang ingin menyendiri barang sebentar.

Saat seperti ini, kamu membutuhkan cukup waktu untuk merenunginya. Karenanya tetap berada dalam keramaian hanya akan memperburuk psikologismu yang sedang tak stabil. Karenanya kamu butuh menyendiri, setidaknya sampai kamu bisa mengendalikan dirimu kembali. Hal seperti ini perlu diberikan perhatian khusus. Sebab kejiwaan menjadi sesuatu yang sangat riskan.

Bilik The Cry Closet Berikan Ruang Mahasiswa untuk Menangis
Sumber gambar: www.ksl.com

Saya sangat mengapresiasi, salah satunya yang dilakukan seorang mahasiswa University of Utah, di Amerika Serikat, bernama Nemo Miller yang berinisiatif membuat ruang bilik The Cry Closet. Ruangan ini sengaja dibuatnya menanggapi masalah perkuliahan mahasiswa yang kerap stres saat menempuh ujian. Ya, perkuliahan memang sering makan hati.

Semakin ke sini, bilik ini bebas dipergunakan untuk masalah apapun. Penggunanya bisa menangisi apapun yang ingin ditangisinya. Entah itu tak lulus mata kuliah, nilai yang buruk, ataupun kegagalan cinta. Nah kalau begini, toilet umum tak harus selalu menjadi pelarian kan? Pun suasana toilet umum tak akan mencekam hanya karena sering terdengar suara isak tangis.

The Cry Closet ini desainnya tidak seperti closet pada umumnya ya guys. Melainkan bilik kecil ini sengaja didesain dengan boneka-boneka di dalamnya. Harapannya boneka itu bisa dipeluk saat penggunanya sedang menangis di dalam sana.

Dalam menggunakan fasilitas ini tetap ada peraturannya guys. Seperti dikutip dari tribunnews.com (30/4), penggunanya harus mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk, mereka juga harus memakai bilik ini sendirian, dan maksimal penggunaan selama 10 menit berada di dalam karenanya wajib menyetel timer sebelum duduk menyendiri.

Sayangnya waktu yang digunakan sangat terbatas ya guys. Apalagi belum tentu perasaan seseorang bisa lega dalam waktu yang sama. Pun kalaupun harus bergantian, nampaknya akan kurang efektif. Kalau responnya bagus, ada baiknya bilik ini diperbanyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Barcelona Masih Bisa Berpesta

Barcelona Masih Bisa Berpesta

Makan Makanan Selingan Saat Brunch Time Bantu Sukseskan Dietmu

Makan Makanan Selingan Saat Brunch Time Bantu Sukseskan Dietmu