Hati-hati! Bermain Gawai Sebelum Tidur Berbahaya, Lho
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com
in

Hati-hati! Bermain Gawai Sebelum Tidur Berbahaya, Lho

UGET-UGET | Bermain gawai sebelum tidur mungkin memang mengasyikan. Scrolling feed media sosial, sesekali berkomentar terhadap sesuatu, atau mungkin bisa bercanda dengan teman. Barangkali, kegiatan ini dilakukan oleh banyak orang saat ini. Begitu pula dengan saya.

Dalam pengalaman saya pribadi, bermain gawai sebelum tidur menjadi seperti ritual sebelum memulai mimpi. Namun, menurut pengalaman dan kebiasaan pula, kegiatan ini menjadi penunda tidur paling efektif! Bagaimana tidak, terlalu asyik berselancar membuat saya lupa akan waktu. Tiba-tiba, adzan Subuh pun terdengar. Hari baru dimulai dan kantung belum beristirahat sedikitpun.

Kebiasaan buruk yang saya lakukan ini barangkali juga pengalaman kita bersama. Barangkali, Anda pun malah lebih parah dari saya, atau malah tidak memiliki kebiasaan ini. Namun, bagi yang sudah atau belum melakukannya, saran saya satu: hentikanlah.

Hati-hati! Bermain Gawai Sebelum Tidur Berbahaya, Lho
Sumber gambar: Science ABC

Saran ini diperkuat dengan temuan di sebuah media online. Penelitian terbaru dari University of Toledo yang diterbitkan oleh jurnal Scientific Report, menjelaskan bahwa cahaya biru yang dipancarkan dari ponsel atau laptop dapat membunuh sel-sel tertentu di mata. Selain itu, cahaya biru ini juga berpotensi menjadi penyebab akan kebutaan di masa depan.

Memang efek kebutaan tidak terjadi begitu saja, pun dalam waktu 2 atau 3 tahun setelah penggunaan berlebih. Prosesnya panjang, namun tetap saja potensi yang berbahaya bagi kehidupan jika kehilangan penglihatan. Bukankah begitu?

Proses ini terjadi saat senyawa kimia penting di mata yang disebut retinal terpapar cahaya baru, terjadi reaksi kimia dan menciptakan reactive ixygen species (ROS). ROS ini merupakan sejenis radikan bebas yang merusak sel-sel fotoreseptor di mata dari waktu ke waktu. Sedangkan fotoreseptor adalah sel-sel yang membantu penglihatan untuk memproses dan memahami cahaya, warna dan lain-lain.

Sel-sel fotoreseptor pada retina membutuhkan retinal untuk menerjemahkan cahaya menjadi infomasi visual. Oleh karena itu, suplai molekul ini harus tersedia secara konstan di mata. Akan tetapi, saat retinal terpapar sinar biru, molekul ini malah memprodeksi molekul racun yang memiliki kemampuan merusak sel-sel fotoreseptor secara permanen. Bahkan bisa mengakibatkan kematian bagi sel-sel tersebut.

“Bukan rahasia lagi bahwa sinar biru mengganggu penglihatan kita dengan merusak retina mata. Eksperimen kami menjelaskan bagaimana ini terjadi, kami berharap ini dapat mengarah pada perawatan yang memperlambat degenerasi makula, misalnya obat tetes mata jenis baru,” jelas Ajith Karunarathne, Ph.D., asisten profesor Departemen Kimia dan Biokimia di University of Toledo, salah satu peneliti dalam penelitian ini.

Cara pencegahan 

Hati-hati! Bermain Gawai Sebelum Tidur Berbahaya, Lho
Sumber gambar: lifestyle.kompas.com

Jangan buru-buru takut. Memang terlalu banyak menatap gawai bisa berdampak buruk. Tapi harus digarisbawahi, jika terlalu banyak. Nah, makanya mulai sekarang, ada baiknya jika kamu mulai membatasi penggunaan gawai. Pun jika sudah terlanjur, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi efek cahaya biru pada kedua mata.

Jika kamu kesulitan menghilangkan kebiasaan bermain gawai sebelum tidur, setidaknya, kamu bisa mengurangi kontras cahaya di layar. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan fitur night shift yang tersedia.

Fitur ini akan menyesuaikan warna dan kecerahan layar pada spektrum warna yang lebih hangat. Hal ini akan menjadikan penggunaan cahaya biru berkurang dan berdampak pada perlindungan terhadap fotoreseptor.

Kamu juga bisa mengganti bohlam kamar dengan warna merah redup. Penelitian dari Harvard Health Letter yang merekomensikan. Warna ini bisa menciptakan suasana hangat yang membantu menenangkan emosi kamu. Dan juga cahara berwarna merah bisa mengubah ritme sirkadian dan menekan melatonin.

Nah, sudah siap mencoba segala saran di atas?

Written by Agus A. Pribadi

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Sedang Sakit Batuk Berikut Alternatif Obat Alami untuk Batuk

Sedang Sakit Batuk? Berikut Alternatif Obat Alami untuk Batuk

Viral Kisah Resa Bocah yang Panjat Tiang Bendera Saat Upacara, Kisahnya Tak Seindah Joni

Viral Kisah Resa Bocah yang Panjat Tiang Bendera Saat Upacara, Kisahnya Tak Seindah Joni