Bencana Alam Siapa Sangka Jogja Lantai Dua (Gunungkidul) Dilanda Banjir
Sumber gambar: www.harianjogja.com
in

Bencana Alam: Siapa Sangka Jogja Lantai Dua (Gunungkidul) Dilanda Banjir

UGET UGET Tidak ada yang bisa menjamin suatu daerah aman dari bencana alam. Tidak ada pula yang mampu mencegah datangnya peristiwa itu. Manusia hanya bisa memperkirakan, tapi tak jarang perkiraan itu meleset juga.

Hampir tidak ada yang menyangka, Gunungkidul, dataran tinggi di Jogja akan di landa banjir. Tapi tidak ada juga yang bisa mengelak saat takdir Tuhan menghendaki hal itu terjadi daerah ini.

Manusia bisa apa, mereka terlalu lemah untuk melawan kuasa Tuhan. Tidak ada daya untuk menghentikan, menentang, atau pun memprotesnya.

Dampak dari Siklon Tropis Cempaka yang melanda pesisir selatan Pulau Jawa, tanggal 28 November 2017 bisa jadi hari untuk pertama kalinya saya melihat orang-orang di Gunungkidul dibingungkan dengan bencana banjir. Dan saya bisa bilang bahwa ini yang terbesar di sepanjang hidup saya. Bahkan ini bukan hanya di Gunungkidul saja, tapi juga di banyak wilayah Jogja lainnya.

Dulu di Gunungkidul, sungai meluap juga pernah terjadi, tapi tidak separah ini. Tidak merendam banyak pemukiman warga seperti kali ini. Tidak memutus akses jalan sebanyak ini.

Memang benar, kalau Tuhan sudah berkehendak, manusia tidak bisa mengelak.

Hujan deras yang turun sehari semalam tanpa henti jelas mengakibatkan debit air di sungai semakin tinggi. Belum lagi hujan ini melanda hampir seluruh wilayah di Gunungkidul dan sekitarnya. Air sungai semakin naik saja. Dan hasilnya, rumah-rumah di sekitar sungai tersebut terendam banjir.

Hujan yang masih belum mau berhenti, terus membuat air semakin tinggi. Aliran di sungai semakin deras dan rumah warga yang bisa dikatakan tidak terlalu dekat dengan sungai pun ikut terendam. Biasanya mereka tidak pernah mengalami ini. Mungkin, terpikir pun tidak.

Hampir semua sungai di Gunungkidul airnya meluap sampai jalan dan pemukiman. Praktis, jembatan tidak bisa di lewati. Anak-anak yang tadinya pagi masih bisa sekolah, siang dan sorenya sudah tidak bisa pulang ke rumah. Begitupun bagi para pekerja yang jalan pulangnya harus melewati jembatan-jembatan itu.

Di Semin, Gunungkidul contohnya, seorang ibu nyaris hanyut saat berusaha menjemput anaknya dari sekolah. Cuaca yang belum juga membaik jelas membuat ibu itu khawatir. Al hasil, dia nekat menyeberangi sungai yang saat itu airnya sudah meluap. Hampir saja dia hanyut karena itu. Untung saja Tuhan menyelamatkan ibu yang sangat menyayangi anaknya itu. Sungguh perjuangan seorang ibu yang mempertaruhkan nyawanya untuk bisa dekat dengan anaknya di situasi seperti ini.

Bagi masyarakat Gunungkidul dan sekitarnya, kita sedang diuji. Dengan bencana yang bisa jadi tidak pernah kita duga. Kata “gunung” di nama kabupaten ini tidak bermakna kita ada di puncaknya. Air mengalir di mana saja, dan itu artinya kemungkinan banjir memang selalu ada.

Ketenangan kita di dataran tinggi akan bahaya banjir sudah terusik. Tuhan membuktikan kepada kita bahwa Dia tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menghadirkan Banjir di daerah yang katanya berada di lantai dua ini.

Cukup hujan sehari semalam saja, sungai sudah meluap. Pemukiman sekitarnya jadi korban. Jembatan tidak bisa di lewati. Aktivitas terganggu dan perekonomian juga terhambat. Begini cara Tuhan menunjukkan bahwa bencana alam bisa datang kapan saja dan di mana saja. Mengandaskan perkiraan bahwa Gunungkidul akan jauh dari kata kebanjiran.

Kuatkan doa kita untuk tetap merasa aman berada di bumi yang semakin tidak nyaman di huni ini. Jangan tentang Tuhan karena kita tidak berdaya apa-apa saat Dia murka. Yang terbaik adalah mendekatkan diri kepada-Nya agar kita mendapatkan pelukan perlindungan yang sejati dari Penguasa alam ini.

Semoga Tuhan melindungi kita semua.

Sumber gambar: www.harianjogja.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Komik Line Webtoon Lazy Cooking Cocok Untukmu yang Sedang Belajar Masak

Komik Line Webtoon Lazy Cooking Cocok Untukmu yang Sedang Belajar Masak

Lagu Terbaru dari RAN “Melawan Dunia” Membuat Semangat dalam Menjalani Hidup

Lagu Terbaru dari RAN “Melawan Dunia” Membuat Semangat dalam Menjalani Hidup