Belajar Arti Kehidupan dari Anak-anak Palestina
Sumber gambar: halallifestyle.id
in

Belajar Arti Kehidupan dari Anak-anak Palestina

UGET UGET – Jika mau melirik, setiap hari dunia ini disuguhi pelajaran tentang arti kehidupan melalui masyarakat Palestina, terutama anak-anaknya. Kisah-kisah mereka bisa menjadi cambuk bagi setiap orang di dunia ini yang merasa memiliki kehidupan, pun bagi kita yang masih bingung untuk memaknai kehidupan itu sendiri.

Kali ini, saya tidak akan membahas mengenai konflik yang berlatar belakang politik, atau bahkan hal-hal yang menyangkut agama yang ada di antara mereka. Kita hanya akan menyorot tentang kekejaman perang, yang berdampak pada kehidupan. Ya, kehidupan yang tentu dimiliki oleh kita semua.

Saya sering malu dengan anak-anak Palestina. Hanya diuji dengan masalah kecil yang bahkan tidak membahayakan nyawa saja terkadang sudah membuat saya galau sampai tidak enak makan dan malas beraktivitas. Ujung-ujungnya juga hanya menyiksa diri sendiri. Lama-lama baru sadar kalau ketangguhan saya dalam menjalani hidup ini tidak ada apa-apanya dengan anak-anak Palestina.

Anak-anak itu sedari dulu sudah hidup berdampingan dengan senjata. Ada pula yang lahirnya dibarengi dengan dentuman bom. Hari lahir yang juga bisa menjadi hari kematiannya.

Selama ini kita lupa dengan arti kehidupan. Ketenangan yang sudah diberikan Tuhan melalui kedamaian hidup di Indonesia justru kita hancurkan sendiri dengan kegalauan hati. Bahkan kita sendiri yang sering memperkeruh suasana dengan terus-terusan larut dalam kesedihan.

Kita lupa dengan anak-anak kecil di Palestina, Gaza khususnya. Mereka berjuang untuk memperoleh ketenangan di antara kejamnya peperangan. Mereka menciptakan kebahagiaan untuk melawan rasa takut akan kematian yang seolah selalu dekat dengan mereka.

Belajar tentang arti kehidupan dengan anak-anak Palestina. Mereka yang selalu ceria dan berusaha menikmati kehidupannya seberat apapun itu. Bermain parkour ditemani background ledakan. Berlari kejar-kejaran menjamah reruntuhan. Hebatnya mereka masih bisa bahagia dan paham benar dengan kehidupannya.

Kita pantas malu jika masih kalah tangguh dari mereka. Apalagi jika berpikir untuk menyianyiakan kehidupan. Coba tengok anak-anak Gaza lagi. Dan katakan pada diri sendiri bahwa masalah yang kita hadapi tidaklah lebih berat dari pada mereka. Hingga kita punya alasan untuk lebih tangguh menghadapinya.

Sumber gambar: halallifestyle.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Kebahagiaan Alexis Sanchez di Klub Barunya, Manchester United

Kebahagiaan Alexis Sanchez di Klub Barunya, Manchester United

Pentingnya Sikap Kristis dalam Menghadapi Berita Hoax

Pentingnya Sikap Kristis dalam Menghadapi Berita Hoax