Pumping And Dumping Behati Prinsloo, Istri Adam Levine Tuai Kecaman
Sumber gambar: www.vogue.in
in

Pumping And Dumping Behati Prinsloo, Istri Adam Levine Tuai Kecaman

UGET UGET – Pasangan penyanyi – model, Adam Levine dan Behati Prinsloo sedang berbahagia setelah kelahiran anak kedua mereka. Anak keduanya, Gio Grace Levin lahir pada 15 Februari kemarin. Sebagai Ibu, tentu sudah menjadi kewajiban untuk memberikan ASI pada bayinya. Namun di sisi lain, sebagai publik figur, Behati kembali lagi disibukkan dengan berbagai pekerjaannya.

Setelah menghadiri konser Jamiroquai pada 13 April lalu di Coachella, Behati diketahui melakukan pumping ASI. Mengherankan karena nampaknya Behati tak membawa serta anak keduanya itu. Momen ini juga dia unggah di Instagram pribadinya @behatiprinsloo pada 20 April lalu. Dalam foto itu terlihat Behati sedang duduk dengan memakai kaos putih dan celana legging hitam sembari memegang kedua alat pumping yang menempel pada payudaranya.

Dalam dua botol itu juga sudah terlihat ASI yang terisi 1/4 botol. Tak ada yang salah dengan hal itu kecuali pada keterangan yang menyertai foto itu, yakni #pumpanddump. Netizen mengecam perbuatan Behati. Pasalnya pumping and dumping ini adalah istilah yang digunakan ketika seorang Ibu memompa ASI bukan untuk disimpan, melainkan untuk kemudian dibuang karena kurang layak diminum si bayi, terutama bagi bayi yang baru lahir.

Pumping And Dumping Behati Prinsloo, Istri Adam Levine Tuai Kecaman
Sumber gambar: www.vogue.in

Dilansir detik.com (23/4), diduga Behati memompa ASI lalu membuang air susunya sendiri karena dia telah menenggak alkohol saat festival musik tersebut. Ada kekhawatiran alkohol akan bercampur dengan ASI sehingga tidak cukup baik bagi bayinya yang baru lahir.

Masih dilansir detik.com, seperti dikutip dari studi yang dipublikasikan situs National Health Service, menunjukkan fakta bahwa mengonsumsi satu atau dua unit alkohol sekali atau dua kali seminggu tidak berbahaya bagi bayi. Kalau begitu amat disayangkan jika ASI yang telah dipompa Behati dibuang begitu saja.

Sejauh ini tak ada susu formula yang bisa mengalahkan kandungan nutrisi dalam ASI. ASI memang sudah tak diragukan lagi manfaatnya bagi perkembangan, pertumbuhan, juga imunitas bayi. Setetes ASI tentu akan sangat berharga bagi bayi. Sangat disayangkan kalau Behati sampai hati membuang dua atau lebih botol ASInya.

Belajar dari kasus Behati ini, para Ibu baru seharusnya bisa lebih memperkaya informasinya akan nutrisi bayi. Terlebih jangan sampai termakan oleh mitos pumping and dumping seperti yang dialami Behati. Semoga saja kasus ini tak terjadi pada Ibu-Ibu lain, cukup sampai Behati saja.

Alangkah bijaksananya juga kalau seorang Ibu tak lepas tanggung jawab untuk menjaga asupan makanan dan minumannya. Selama masih dalam masa pemberian ASI, sebaiknya hindari makanan atau minuman yang tak disarankan dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Menikah Dini Untuk Cari Teman Tidur, Di Mana Peran Orang Tua

Menikah Dini Untuk Cari Teman Tidur, Di Mana Peran Orang Tua?

Inilah Sebabnya Penolakan dan Putus Cinta Itu Sakit

Inilah Sebabnya Penolakan dan Putus Cinta Itu Sakit