Ribuan Burung Pencari Laron Sebabkan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Runway Closed uget uget
Sumber gambar: waktuku.com
in

Ribuan Burung Pencari Laron Sebabkan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Runway Closed

UGET UGET – Clear area di landas pacu penerbangan memang sudah menjadi sebuah keharusan. Inilah yang menyebabkan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta runway closed pada 7 November 2017, pukul 05.00 s.d. 07.30 WIB dan kembali dibuka pukul 07.35 WIB. Penutupan landasan tersebut dikarenakan adanya kegiatan pengusiran ribuan burung di area sekitar landas pacu (runway).

Biasanya pasca hujan akan bermunculan banyak laron. Inilah yang memicu burung-burung berdatangan di area landasan tersebut. Jenis burung yang berhasil ditemukan adalah burung Kuntul Kerbau (Purpurea) dan Cangak Abu (Ardea Cinerea).

General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengonfirmasi pentingnya sterilisasi area demi menunjang keselamatan dan kenyamanan penerbangan. “Perlu dipastikan clear area terlebih dahulu, baru kemudian operasional penerbangan dapat kembali dijalankan, ” tegasnya.

Dalam upaya penanggulangan peningkatan populasi burung terus dilakukan oleh Birdstrike and Animal Hazard Team. Kegiatan ini dilakukan setiap pagi dan siang menjelang sore hari bersamaan dengan dilaksanakannya Inspeksi Runway.

Tak hanya itu, nampaknya clear area menjadi prioritas yang tak terbantahkan. Pihak bandara akan rutin melakukan penyemprotan rumput dengan birotrans, pemotongan rumput di sepanjang runway strips, dan koordinasi himbauan peningkatan populasi burung dengan perusahaan-perusahaan penerbangan lain.

Agar peristiwa ini tidak terulang kembali, Pandu menambahkan, “Sebagai langkah mitigasi, kami lakukan penyemprotan insektisida di area sumber sarang laron. Langkah ini kita ambil sebagai upaya untuk mencegah datangnya sekawanan burung pemangsa laron.”

Penutupan jalur penerbangan ini menyebabkan beberapa penerbangan holding dan divert. Untuk penerbangan holding terbagi menjadi dua; holding airspace dan holding ground. Penerbangan holding airspace antara lain, JT 273 LOP-JOG, JT 667 BPN-JOG, JT 544 CGK-JOG, JT 521 BDJ-JOG, dan ID 6360 CGK-JOG. Sedangkan penerbangan holding ground, antara lain GA 203 JOG-CGK, ID 7542 JOG-HLP, IW 1814 JOGSUB, QG 103 JOG-HLP dan IN 274 JOG-DPS.

Sedangkan terdapat dua penerbangan yang terpaksa dialihkan, yakni pengalihan ke Surabaya dengan GA 694 UPG-JOG dan ke Solo dengan GA 202 CGK-JOG. Meskipun begitu operasional penerbangan nampaknya dapat berjalan normal kembali.

“Kelima penerbangan holding airspace telah mendarat seluruhnya, yaitu Batik Air ID 6360 pada pukul 08.00 WIB. Sedangkan untuk kelima penerbangan holding ground telah berangkat dan clear pada pukul 08.33 WIB yaitu Citilink QG 103 tujuan Halim,” tandasnya.

Wah, ada-ada saja ya peristiwa semacam ini, tetapi syukurlah pihak bandara sigap dalam menyikapinya.

Sumber gambar: waktuku.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Aji Mumpung atau Mumpung Aji? Pemilik Bianglala Raih Omset Jutaan uget uget

Aji Mumpung atau Mumpung Aji? Pemilik Bianglala Raih Omset Jutaan

Nama Nicky Hayden Sering Disebut Jelang Seri Terakhir MotoGP Valencia

Nama Nicky Hayden Sering Disebut Jelang Seri Terakhir MotoGP Valencia