Balita Mainan HP Apakah Hal Itu Selalu Salah
Sumber gambar: www.livescience.com
in

Balita Mainan HP: Apakah Hal Itu Selalu Salah?

UGET UGET – Sekarang ini, sudah sering kita jumpai fenomena balita mainan hp. Secara sekilas banyak orang yang beranggapan bahwa hal itu keliru. Tidak sedikit pula orang-orang yang menganggap balita mainan hp itu belum waktunya.

Tidak semua anggapan itu salah, tapi kita juga tidak boleh mutlak menyalahkan orang tua yang sejak dini membiarkan balitanya mainan hp.

Segala sesuatu hadir dengan dua sisi, yaitu sisi positif dan negatif. Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Sudah sejak dulu orang-orang mengeluhkan dampak negatif dari kemajuan teknologi, padahal kita tahu tidak sedikit pula yang merasa bahagia dan dimudahkan olehnya. Untuk itu, yang perlu kita sadari adalah bagaimana cara kita mampu menghadapi segala sesuatu dengan kemampuan memilah mana hal-hal positif dan mana yang negatif.

Balita mainan hp bisa dilihat negatif, seperti kita berpikir itu belum waktunya. Selain itu, mungkin duduk diam dan bermain hp juga bisa membuatnya kurang aktif, atau mungkin kita juga berpikir bahwa hal ini tidak akan baik untuk kesehatan matanya. Hal itu memang tidak salah dan bisa menjadi pertimbangan. Namun, kita juga tidak boleh abai dengan dampak positifnya.

Orang tua tentu paham benar apa yang harus mereka lakukan untuk anaknya. Mainan hp bukan hanya perkara game, apa lagi ini kasusnya balita yang bisa jadi belum mengetri apa-apa soal game. Biasanya, balita diberi hp untuk menonton YouTube saja. Hal ini menurut saya bisa berdampak sangat baik asalkan sang orang tua mampu mengarahkan anaknya dengan baik pula. Juga bisa mengatur waktu dengan tepat tentunya. Tidak lupa, mengatur posisi duduk dan kecerahan layar agar tidak merusak mata.

Balita mainan hp bertujuan untuk mencari hiburan. Mereka akan senang dihadapkan dengan layar yang berisi video lucu dan menarik. Orang tua yang pandai memanfaatkan kesempatan tentu tidak akan melewatkan kesempatan ini untuk mengarahkan anaknya agar memiliki pengetahuan yang lebih. Contohnya saja memberikan video yang berisi pelajaran-pelajaran menarik yang bisa dipelajari sambil bermain.

Kita bisa memberi anak video berhitung misalnya. Atau bagi yang senang bernyanyi, kita dapat menyuguhkan lagu-lagu anak yang cocok untuknya. Bahkan belajar menari pun bisa dilakukan lewat video itu. Kita tentu ingat lagu Baby Shark yang populer dikalangan anak kecil karena musik asyiknya dan juga gerakan dari lagu itu yang menarik.

Menonton video di Youtube bisa jadi pilihan dari pada menonton tayangan televisi yang justru tidak pas untuk sang buah hati. Asalkan para orang tua tahu benar apa yang baik ditonton oleh anaknya dan juga mengawasi tontonan anaknya. Lagi pula sekali lagi ini balita, bukan anak-anak yang menghawatirkan dan suka neko-neko. Menurut saya, yang lebih perlu mendapatkan perhatian ekstra adalah anak-anak usia di atasnya, termasuk para remaja yang masih labil dan suka coba-coba.

Sumber gambar: www.livescience.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Cara Mereka Mencetak Gol Menjadi Memori Tak Terlupakan Dalam Dunia Sepak Bola

Cara Mereka Mencetak Gol Menjadi Memori Tak Terlupakan Dalam Dunia Sepak Bola

Maraknya Tips dari Hairstylist Permudah Wanita Atur Gaya Rambut Sesuai Inginnya

Maraknya Tips dari Hairstylist Permudah Wanita Atur Gaya Rambut Sesuai Inginnya