Asyiknya Bermain Layang-Layang, Terbang ke Angkasa?
Sumber gambar: amazon.co.uk
in

Asyiknya Bermain Layang-Layang, Terbang ke Angkasa?

UGETUGETBila kemarau tiba. Oh, alangkah asyiknya bermain layang-layang di tanah lapang. Puluhan layang-layang-beraneka bentuk dan warna terbang melayang di keluasan angkasa.

Ada yang terbang rendah saja. Namun, ada juga yang melanglang begitu tinggi menjulang, sampai-sampai hanya kelihatan setitik kecil.

Uniknya, walau berada jauh di atas sana, layang-layang itu tidak hilang atau lepas. Dengan perantara benang nan panjang, layang-layang itu tetap bisa dikendalikan dari bawah.

Terpenting, janganlah turun hujan. Tak heran, jika kemarau tiba, layang-layang pun dengan senang terbang melayang.

Dari Cina atau Indonesia?

Layang-layang hampir tersebar hampir di seluruh muka bumi. Pokoknya, ada di mana-mana. Tak peduli di daerah tropis maupun di daerah yang mengenal musim dingin dan bersalju.

Istimewanya, permainan layang-layang bukan hanya milik anak-anak, tapi juga orang dewasa, bahkan orang tua.

Di Indonesia, permainan layang-layang dikenal sangat luas. Sedikitnya, 15 provinsi di Nusantara terdapat permainan layang-layang. Bahkan, di Sulawesi Selatan ditemukan gambar layang yang tergurat di sebuah gua.

Lalu, layang-layang itu sebenarnya berasal dari Cina atau Indonesia, ya?

Sebab, selama ini layang-layang telanjur dikenal berasal dari Cina, sekitar 2.500 tahun lalu.

Dari Daun Sampai Kain

ilustrasi konstruksi sebuah layang-layang sederhana
Sumber gambar: id.wikipedia.org

Pada awalnya, sebelum orang mengenal kertas, layang-layang dibuat dari daun. Sungguh masih sangat sederhana. Ya, lihatlah daun yang lepas dari ranting pohon dan jatuh melayang-layang pun, sekilas pintas tampak seperti layang-layang.

Kemudian, orang mulai membuat layang-layang dari bahan kertas.Tentu, setelah orang bisa membuat kertas. Sampai hari ini layang-layang masih dibuat kertas.

Namun, rupanya kemajuan zaman tak bisa dibendung. Orang ingin membuat layang-layang yang besar dan tak mudah sobek.

Makanya, orang pun mulai membuat layang-layang dari bahan plastik atau kain, sejenis kain parasut.

Tentu, untuk menerbangkan layang-layang dari bahan plastik atau kain, tidak lagi dipakai benang yang kecil, melainkan sejenis senar atau tali nilon yang lebih kuat. Betapa tidak, ragangan atau kerangkanya terbuat dari kawat.

Aneka, Rupa, dan Ukuran

Bermain layang-layang memang mengasyikkan. Orang di belahan bumi mana pun kemudian berusaha menciptakan aneka rupa dan bentuk layang-layang. Di Cina misalnya, ada layang-layang yang hanya berukuran 2 x 2 cm.

Meskipun, berukuran mini layang-layang itu bisa diterbangkan.

Ada layang-layang mini, pasti ada layang-layang maksi alias berukuran jumbo. Saat ini setidaknya ada dua layang-layang ukuran jumbo, 20 x 20 meter. Layang-layang itu berada di Jepang dan Selandia Baru. Coba bayangkan, betapa lebar dan leganya layang-layang itu.

Dari segi bentuk, di Chile, orang-orang membuat layang-layang dalam bentuk segilima. Sedangkan di Korea, layang-layang berbentuk bujur sangkar atau segiempat.

Lalu di Jepang, orang suka membuat layang-layang segienam. Tentu, semua dengan perhitungan yang cermat agar layang-layang tetap bisa terbang dengan lancar.

Layang-layang Hias dan Aduan

Layangan Waterproof
Sumber gambar: jakartanotebook.com | Layangan waterproof.

Bentuk dan ukuran layang-layang memang sangat beragam. Namun, berdasarkan kegunaannya, layang-layang bisa dipakai sebagai layang-layang hias dan layang-layang aduan.

Dari namanya saja, layang-layang hias memang tidak untuk diadu. Begitu pula sebaliknya, layang-layang aduan tidak perlu berbentuk dan berwajah menarik.

Biasanya layang-layang hias memiliki bentuk dan rupa yang unik. Di Jepang atau Cina, misalnya, ada layang-layang hias yang bergambar wajah manusia. Boleh jadi, wajah yang seram ataupun yang cakep. Kalaupun gambarnya biasa-biasa saja, layang-layang hias memiliki bentuk yang tidak biasa.

Lain halnya dengan layang-layang aduan yang bentuk dan rupanya lebih sederhana. Biasanya layang-layang aduan hanya berbentuk segitiga biasa. Namun, layang-layang hias mampu terbang dengan lincah dan cekatan. Layang-layang aduan bisa seketika menukik menyergap lawannya.

Belum lagi, benang layang-layang aduan selalu dilapisi gelasan (diberi bubuk kaca yang lembut tapi tajam).

Saat ini, setiap tahun diselenggarakan festival layang-layang, baik untuk kategori layang hias maupun layang-layang aduan. Negara-negara yang sering menyelenggarakan festival layang-layang antara lain, Amerika Serikat, Cina, Jepang, Taiwan, India, Kamboja, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

Aturan Bermain Layang-layang

Biasanya untuk layang-layang hias, selalu ada ekor atau buntutnya yang berjuntai. Artinya, layang-layang itu tidak untuk diadu.

Namun, lain ladang lain belalang.

Ternyata di Chile layang-layang yang berekor justru merupakan layang-layang aduan. Bahkan, pada ekornya pun diberi serbuk gelasan yang bisa menyabet dan memutuskan benang lawan.

Patut diketahui, memang ada daerah-daerah tertentu yang bebas layang-layang. Misal, di sekitar bandar udara, menara-menara listrik bertegangan tinggi, jalan raya, keramaian pasar.

Daerah-daerah itu sangat berbahaya untuk dilintasi benang-benang layang-layang.

Written by Arief

Kedamaian batin dan ketenangan pikiran adalah segalanya.

Manfaat Kontak Kulit Mama Dengan Bayi Usai Persalinan

Manfaat Kontak Kulit Mama Dengan Bayi Usai Persalinan

Diztroya, Gadis Cantik yang Hobi Skateboard Dan Nge-Rap

Diztroya, Gadis Cantik yang Hobi Skateboard Dan Nge-Rap