uget uget - Artis Video Klip dari Wonosobo- Yuliono Singsot
Sumber gambar: Facebook.com
in

Artis Video Klip dari Wonosobo: Yuliono Singsot

UGETUGET – Ada artis video klip dari Wonosobo yang sangat menghibur di acara yang digelar pada malam tadi (3/10) di Pendapa Tejakusuma Yogyakarta. Acara yang bertajuk “Mengundang Garuda: itu menghadirkan seorang entertainer bernama Yuliono Singsot.

Saat membicarakan Yuliono, seorang mime, pengamen, vokalis paduan suaraclowns, artis video klip, dan juga mahasiswa pertanian ini, saya teringat sebuah insiden.

Ada yang bertemu Yuliono saat giginya masih utuh. Ada yang bertemu dengannya saat giginya sudah gempil. Tapi apakah mereka tahu bagaimana prosesnya? Ada kejadian apa hingga giginya itu gempil?

Tidak lain dan tidak bukan, penyebab gigi si artis video klip dari Wonosobo ini adalah saya. Untungnya dia justru bersyukur karena giginya gempil.

Nganu kang, gara-gara untuku gempil ngene ki, aku le singsot luwih gampang,” ucap Yuliono.

Saya masih ingat betul bagaimana kejadian itu. Saat itu saya sedang bekerja di daerah Jalan Kaliurang Km 12,5 Sleman. Saya mendapat instruksi dari bos besar untuk mencari backdrop warna hitam yang panjang dan lebar.

Otomatis, saya yang masih berstatus mahasiswa langsung menuju kampus. Salah satu himpunan mahasiswa (hima) di kampus memang punya backdrop yang besar. Sayangnya, backdrop itu sedang dipinjam.

Wah, lagi disilih je Mas. Ngapurane tenan.” (Baru dipinjam Mas. Maaf banget.)

Mendengar fakta bahwa backdrop milik hima tersebut sedang dipinjam jelas saja membuat saya shock. Karena, saya hanya punya satu pandangan dan tujuan, yaitu ke hima tersebut. Dalam keadaan yang sedang bingung dan perlu petunjuk, datanglah Yuliono Singsot.

Dia datang bagai seorang malaikat dengan ketawanya yang khas.

Hehe, hehe, hehe… Piye Kang? Mumet apa?” tanyanya. (Kenapa Mas? Lagi pusing apa?)

Iya iki Yul. Aku ki dikon karo bos besar, kon nggolek backdrop. E, malah backdrop’e disilih.” (Iya nih Yul. Aku disuruh nyari backdrop. Tapi backdrop-nya malah dipinjem.)

Tenang Kang, kuhubungi teman kampusku. Kalau ada kita langsung ambil ke sana.

Tak lama, ada jawaban dari temannya yang mengatakan bahwa ada backdrop di tempatnya. Akhirnya Yuliono saya boncengkan ke motor saya, dan kami langsung cus ke Jalan Wates.

Setelah berhasil meminjam backdrop, saya tetap gelisah. Karena, ternyata acara dimajukan sehingga backdrop sangat dibutuhkan.

Saya langsung tancap gas. Saya lewat daerah Alun-Alun Kidul (Alkid), kemudian lewat daerah Langenarjan Kidul. Di sinilah tempat terjadinya insiden untu gempil itu.

Saya menabrak seorang pengendara motor, saya tertimpa Yuliono, ia pun tertimpa motor saya. Untung saja saya menggunakan helm standar. Jika tidak, wajah saya ini sudah halus diamplas aspal. Gigi saya gempil. Dan kami pun ditolong oleh warga sekitar.

Tetapi, karena waktu itu saya dan Yuliono bersikeras untuk melanjutkan perjalanan, dengan motor yang rusak, darah yang menetes dari luka-luka di badan, tak membuat kami luruh semangat.

Hingga akhirnya kami tiba di Pendapa Samirono. Saat istirahat dan menanti orang yang menjemput backdrop, Yuliono malah tertawa karena ia sadar bahwa gigi saya gempil. Tapi, hanya selang beberapa menit, saya gantian yang tertawa.

Ternyata giginya juga ikut gempil.

Duh Kang, untuku yo gempil, hehe hehe hehe….

Sumber gambar: Facebook.com

Written by Punkaz D. Singaraska

Suka dengan teori-teori konspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

uget uget - Spesifikasi iPhone 8: Kian Moncer Dengan Prosesor A11 Bionic

Spesifikasi iPhone 8: Kian Moncer Dengan Prosesor A11 Bionic

Ugetuget -- Tempe Mendoan: Cocok untuk Bisnismu

Tempe Mendoan: Cocok untuk Bisnismu