Lantaran Tak Segera Dibelikan HP, Anak Ini Bakar Rumah Orang Tuanya
Sumber gambar: regional.kompas.com
in

Lantaran Tak Segera Dibelikan HP, Anak Ini Bakar Rumah Orang Tuanya

UGETUGETMiris! Satu kata untuk peristiwa ini. Anak ini dengan sangat tega bakar rumah orang tuanya lantaran tidak segera dibelikan HP. Betapa durhakanya anak ini hingga melakukan hal yang sangat kejam seperti ini.

Kasih sayang orang tua itu sepanjang masa. Selamanya orang tua akan tetap menyayangi kita, mengasihi kita, membantu apa yang diperlukan anak. Apa pun dilakukan untuk membahagiakan sang anak.

Tak peduli cibiran orang lain, tak peduli betapa beratnya pekerjaan, tak peduli betapa kerasnya hidup ini. Yang terpenting hanyalah seorang anak agar bisa hidup enak seperti teman-temannya.

Orang tua sudah kerja keras, banting tulang, susah-susah merawat kita sejak dari kecil hingga kita sebesar ini. Pengorbanan mereka sungguh sangat luar biasa. Sulit dibalas hanya dengan kata-kata. Perbuatan baik yang telah kita lakukan pun juga belum bisa membalas kebaikan mereka.

Begitu berat perjuangan orang tua. Sudah selayaknya ketika besar nanti harus membalas pengorbanan mereka. Harus merawat mereka layaknya mereka yang merawat kita dulu. Harus jadi anak yang baik dan jangan durhaka dengan orang tua.

Namun nyatanya hal ini tidak dilakukan oleh Agung, remaja berusia 16 tahun asal Ponorogo, Jawa Timur. Dengan tega, ia melakukan aksi bakar rumah orang tuanya lantaran tidak segera dibelikan HP.

Sungguh miris! Orang tua sudah susah-susah merawatnya, namun dengan tega dan tanpa pikir panjang, remaja ini melakukan perbuatan ini. Jangan ditanya lagi, tentunya perasaan orang tua sangat sakit dan sedih.

Pada mulanya orang tua sudah menyanggupi untuk bisa membelikan HP setelah lebaran nanti. Namun sang anak terus mendesak. Pekerjaan bapaknya sebagai seorang petani dengan penghasilan tidak tetap ini membuat sang bapak belum mampu membelikan HP dengan segera.

Entah karena tidak sabar menunggu hingga lebaran, akhirnya anak ini melampiaskan amarahnya dengan bakar rumah.

Agung membakar dengan kayu bakar. Ia melakukan aksinya mulai dari membakar dapur yang ada di bagian belakang hingga merambat ke bagian tengah rumah. Api tersebut dengan cepat membakar rumah karena rumah terbuat dari kayu.

Akhirnya api berhasil dipadamkan oleh warga bersama polisi dan tentara. Tidak ada korban jiwa saat peristiwa berlangsung. Keluarga berhasil selamat dari ganasnya api tersebut. Saat itu sang ibu juga tidak berada di rumah karena sedang merantau ke Surabaya untuk bekerja.

Sebelum melakukan aksi ini, Agung pernah mengancam akan membunuh orang tuanya apabila tidak dibelikan sepeda motor. Aduh miris sekali! Sungguh durhaka anak ini.

Akhirnya perkara itu ditangani polisi. Agung diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatnnya lagi. Setelah membuat pernyataan tersebut, beberapa waktu kemudian orangtuanya membelikan sebuah motor matic merk Yamaha.

Sungguh miris dan keji perbuatan anak ini. Semoga anak ini segera diberikan kesadaran bahwa yang dilakukannya ini salah. Semoga kedua orang tuanya juga selalu diberikan kekuatan, ketabahan, dan kesabaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Pentingnya Membiasakan Diri untuk Tumpuk Piring di Tengah Setelah Makan

Pentingnya Membiasakan Diri untuk Tumpuk Piring di Tengah Setelah Makan

Coba Peruntunganmu untuk Liburan Gratis ke Jepang dengan Mengisi Formulir Berikut

Coba Peruntunganmu untuk Liburan Gratis ke Jepang dengan Mengisi Formulir Berikut