Alat Mengubah Sampah Jadi Kompos, Ajaib Nih
Sumber gambar: ukwms.ac.id
in

Alat Mengubah Sampah Jadi Kompos, Ajaib Nih

UGETUGETKita biasanya membuang sampah ke keranjang sampah. Sampah itu lalu diangkut oleh tukang sampah dan dikumpulkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Tapi karena penduduk kota besar cukup banyak, maka sampah-sampah itu jadi menggunung lalu membusuk dan memicu penyakit.

Sampah Penyubur Tanaman

Kompos dari sampah dedaunan
Sumber gambar: id.wikipedia.org

Di kota kecil, orang biasanya membuang sampah ke dalam lubang yang digali di halaman rumahnya. Kalau sudah penuh, lubang itu ditutup dengan tanah. Lantas, orang itu membuat lagi lubang yang baru. Begitu selanjutnya.

Sampah yang ditimbun dengan tanah itu akan membusuk. Berbulan-bulan kemudian sampah busuk itu berubah menjadi tanah. Tanah yang terbentuk dari sampah itu disebut kompos. Apabila, kita menanam pohon di tanah kompos, pohon itu akan tumbuh subur.

Asyik ya membuang sampah seperti itu. Sampah itu tidak menimbulkan penyakit, justru menyuburkan tanah. Malangnya, di kota besar kita tak bisa melakukannya sebab tanah yang kosong hampir tak ada. Halaman rumah pun umumnya sangat kecil.

Andai ada cara lain mengubah sampah jadi kompos.

Komposter si Ajaib

Sekarang ada alat yang bisa mengubah sampah jadi kompos dalam waktu yang lebih singkat dan cepat. Namanya komposter.

Komposter sangat sederhana. Ia terbuat dari kaleng atau wadah plastik yang agak besar dan punya tutup.

Contohnya bekas kaleng cat isi satu galon. Di bagian samping paling bawah kaleng itu dipasang keran air. Kira-kira 10 cm dari dasar kaleng ditaruh alat seperti saringan.

Sampah yang bisa dibuat kompos itu hanya sampah organik. Contohnya sayuran, daging, kertas, dan lain-lain. Sementara itu, sampah anorganik seperti kaca, plastik, batu, dan lain-lain tidak bisa.

Taruhlah sampah organik itu di atas saringan. Lalu semprotkan cairan EM4 pada sampah hingga basah kuyup. Lantas tutuplah tempat sampah itu dengan rapat.

Sampah organik itu akan lebih cepat berubah jadi kompos apabila dipotong kecil-kecil serta ditaburi bulking agent. Yang termasuk bulking agent adalah tanah liat, dedak, jerami atau kotoran hewan.

Kalau komposter belum penuh, letakkan sampah baru di atas sampah yang lama. Semprotkan lagi cairan EM4 sampai sepenuhnya basah kuyup serta taburi bulking agent. Begitu seterusnya hingga komposter penuh.

Setelahnya, diamkan sampah di dalam komposter yang tertutup rapat. Lakukan ini setiap 4 atau 5 hari sekali.

Ditolong Bakteri

Larutan EM4
Sumber gambar: jirifarm.com

EM4 merupakan singkatan dari Effective Microorganism 4. EM4 adalah cairan yang berisi mikroorganisme atau makhluk hidup yang super kecil. Mikroorganisme yang terkandung dalam EM4 adalah bakteri asam laktat, bakteri fotosintetik, dan bakteri-bakteri lainnya.

EM4 pun mengandung ragi. Teman-teman, tahu kan ragi?

Itu yang bisa mengubah singkong kukus atau nasi ketan menjadi tape. Ragi pun bisa mengubah kedelai menjadi tempe. Perubahan dengan ragi itu disebut fermentasi.

EM4 menolong mempercepat proses fermentasi pada sampah sehingga mengurangi polusi bau.

Written by Arief

Kedamaian batin dan ketenangan pikiran adalah segalanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Tips Asik Mama Menjaga Kebahagiannya!

Tips Asik Mama Menjaga Kebahagiannya!

Berwisata Serta Melihat Budaya Masa Lalu Di Museum Ullen Sentalu

Berwisata Serta Melihat Budaya Masa Lalu Di Museum Ullen Sentalu