Alasan-Alasan Kuat Mengapa Kita Harus Berfilsafat
Sumber gambar: pactiss.org
in

Alasan-Alasan Kuat Mengapa Kita Harus Berfilsafat

UGETUGET | Umumnya orang-orang mengatakan tak ada manfaatnya berfilsafat. Pun orang yang tidak tahu-menahu tentang filsafat menuduh bahwa jika mempelajari filsafat maka waktu akan terbuang percuma begitu saja. Sebab, katanya sekadar mengutak-atik kata-kata.

Bahkan, para filsuf pun dianggap mubazir berkata-kata dan tidak memberikan sumbangsih yang nyata, khususnya untuk kehidupan bermasyarakat.

Semenjak Yunani Kuno sampai sekarang, para filsuf juga terus-terusan berkutat dengan masalah yang itu-itu saja. Masalah-masalah yang sudah usang, tentunya.

Di balik semua itu, sebenarnya ada nih, gaes, keuntungan dalam mempelajari filsafat itu sendiri.

1. Menguji Hidup

Filsafat itu menguji hidup
Sumber gambar : islamedia.id

Setiap orang tentu pernah menyodorkan pertanyaan ekstrim tentang keberadaannya sendiri. Entah, disadari atau tidak.

Mengapa aku di sini? Apakah tujuan dari hidup ini? Apa ukuran baik atau buruknya kehidupan ini? Kehidupan ini  benar-benar ada, ilusi, atau sekedar mimpi? Apa benar manusia itu dua dimensi, terus ada segi lahir dan segi batinnya? Dan seterusnya.

Makanya, mereka yang berproses mempelajari filsafat merasa butuh menguji hidup dengan pertanyaan seperti itu.

Bahkan Mahaguru dari Mahaguru Filsafat, Mbah Socrates, mengatakan bahwasanya “Hidup yang tidak teruji adalah hidup yang tidak berharga”.

Ibaratnya, seperti melakoni kegiatan sehari-hari tanpa acuh prinsip-prinsip hidup. Ibaratnya seperti mengendarai kendaraan yang tidak pernah digunakan, tapi tak pernah dirawat.

Barangkali hingga saat ini, detik ini, mesinnya tampak masih baik, remnya masih mencekam atau pakem, dan lajunya masih cepat. Tetapi, tanpa dilakukan perawatan secara teratur, kita tak akan bisa memperkirakan waktu rem itu dol, mesin mogok, atau gerak lajunya menjadi melambat.

Cara gampangnya, kalau kita tak pernah menguji, mengecek kembali sekali-kali. Agak susah agar dapat memastikan kebenaran dan hubungan kaitannya bersamaan dengan segala dinamika hidup.

2. Belajar Berpikir

belajar berpikir
Sumber gambar: merdeka.com

Alasan lain mengapa wajib mempelajari filsafat adalah karena filsafat merupakan kebutuhan pokok dan utama kita untuk berpikir dengan tepat, benar, dan semestinya dalam menjalani hidup.

Kemampuan berfikir filosofis punya manfaat yang istimewa dalam segala kondisi dan situasi.

Hal ini dikarenakan dalam seluruh lini dan sendi hidup dipaksa mengambil keputusan, memilih, merumuskan atau menemukan pokok fondasi yang paling baik dari segala kemungkinan hidup yang hendak diwujudkan.

Jangan heran, bila mereka yang punya skill filsafat dapat masuk ke pintu mana saja. Khususnya dalam dunia pekerjaan. Seperti hukum, programmer, komputasi, sastrawan, jurnalis, pencipta film, penulis, kaum intelektual, dan segala bidang lainnya.

3. Menyenangkan Dan Menantang

Filsafat itu Menyenangkan dan Menantang
Sumber gambar : bisnisanakmuda.id

Dapat diumpakan filsafat itu puzzle. Untuk menyelesaikannya perlu sifat tekun, sabar, teliti, dan berakhir pada simpulan dan kebenaran. Sehingga filsafat itu menjadi menyenangkan.

Hayo, gaes, sekarang siapa yang pengen berkenalan dengan filsafat?

Sepertinya kita patut mencoba mempelajari filsafat. Apalagi filsafat itu merupakan bagian dasar ilmu yang tak ada habis-habisnya bila dipelajari.

Written by Arief

Kedamaian batin dan ketenangan pikiran adalah segalanya.

Musim Penghujan Telah Tiba, Inilah Hal-Hal yang Harus Kamu Lakukan Terhadap Motor Kesayangamu

Musim Penghujan Telah Tiba, Inilah Hal-Hal yang Harus Kamu Lakukan Terhadap Motor Kesayanganmu

Aprilia Manganang, Cewek Muda Pemain Voli yang Berbakat

Aprilia Manganang, Cewek Muda Pemain Voli yang Berbakat