Aji Mumpung atau Mumpung Aji? Pemilik Bianglala Raih Omset Jutaan uget uget
Sumber gambar: viskayolanda.blogspot.co.id
in

Aji Mumpung atau Mumpung Aji? Pemilik Bianglala Raih Omset Jutaan

UGET UGET – Aji mumpung. Istilah itu tepat ditujukan bagi para pedagang dan pemilik permainan anak-anak yang meraup omset jutaan dalam acara perayaan HUT Desa Potorono ke-71 tahun 2017.

Mengapa? Pertanyaan ini sebenarnya sudah bisa dijawab oleh setiap orang. Ya, tentu saja karena para pedagang dan pemilik permainan anak-anak akan mendapatkan untung yang jumlahnya bisa dikatakan fantastis hanya dalam satu malam saja.

“Kemarin malam itu dapat sejuta,” ujar Sanudin, pemilik permainan odong-odong.

Bisa dibayangkan bahwa pendapat satu juta didapatkan Sanudin hanya dalam satu malam saja. Padahal, acara tersebut digelar hingga Minggu, 12 November 2017.

Apabila dihitung-hitung, ya, misalnya pendapatan semalam satu juta dikalikan enam hari sudah memperoleh uang sebanyak enam juta rupiah. Walaupun itu belum termasuk uang bersih.

Sanudin mengaku jika uang satu juta itu masih dikurangi untuk biaya bensin, pencari lahan, dan pemilik alat permainan itu.

“Misalnya kita dapet uang 100 ribu. Nanti 30% buat yang nyari lahan, terus 70%-nya nanti dibagi lagi jadi 40% untuk pemilik alat permainan dan 60% buat saya yang njaga. Tapi saya juga punya alat sendiri. Jadi, saya punya alat sendiri sama jagain alat permainannya orang lain,” ujar Sanudin sambil menunjuk alat permainan miliknya.

Pembagian pendapatan tersebut menurut saya tetap menguntungkan mereka karena harga sewa lahan saja hanya satu juta. Jadi, pendapatan semalam yang sejuta saja sudah bisa menutup.

Hasil yang didapat itu baru satu alat permainan saja. Kenyataannya, Sanudin memegang tiga permainan, seperti bianglala dan dua odong-odong. Jelas kalau omsetnya luar biasa banyak selama enam hari di sana.

Bisnis permainan seperti ini memang lumayan menjajikan. Modal 16 hingga 35 juta saja sudah bisa membeli permainan itu. Misalnya modal 16 juta sudah bisa beli odong-odong dan 35 juta bisa membeli permainan Bianglala.

Dari modal itu, pemilik sudah bisa gabung dalam acara-acara tertentu yang terselenggara di mana saja. Kalau memang kebetulan nggak ada acara tertentu biasanya Sanudin akan mencari lahan kosong dan buka sendiri.

Tentu saja, yang namanya bisnis akan bergelut dengan ketidakpastian. Artinya, tidak bisa dipastikan jumlah penghasilannya. Malam ini mungkin akan lebih banyak daripada malam kemarin. Begitu pula, bulan ini akan ada event, tapi belum tentu bulan depan.

Namun, yang terpenting adalah bagaimana ketidakpastian itu dijadikan sebagai sahabat dengan cara menghadirkan berpikir kreatif. Tunjukkan bahwa kalian memiliki jiwa pebisnis sejati.

Sumber gambar: viskayolanda.blogspot.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Parade Band: Band Rock Goyang Desa Potorono

Parade Band: Band Rock Masuk Desa

Ribuan Burung Pencari Laron Sebabkan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Runway Closed uget uget

Ribuan Burung Pencari Laron Sebabkan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Runway Closed