ugetuget.com - adegan film rambo
Sumber: Moviepilot.com.
in

Adegan Film Rambo 4 yang Luar Biasa Keren

UGETUGET – Dunia masih menunggu rilis terbaru dari film Rambo 5 agar bisa menyaksikan adegan film Rambo yang khas. Tapi, lebih afdol jika sebelumnya kita sudah nonton film Rambo 4, yang sudah tayang sekitar tahun 2013. Saya tak ingat siapa yang memproduksi film ini, tapi seingat saya bukan Hollywood maupun Universal Studio.

Film Rambo 4 adalah salah satu film Rambo terbaik. Adegan kekejaman dan darah bercipratan di mana-mana, memang, tapi emosi kita juga terisap oleh film itu karena ekstremnya kekejaman yang dilakukan oleh tentara Birma yang membantai penduduk desa.

Memang ada kemungkinan pembantaian tersebut adalah kejadian nyata, yang kemudian dicampur dengan imajinasi sineas sehingga menjadi seperti itu yang terlihat dalam film.

Cerita Rambo 4 melanjutkan prequel-nyaserial Rambo 3. Dikisahkan bahwa John Rambo menghadapi perang di Afghanistan. Rakyat Afghanistan melawan tentara Uni Soviet atau Rusia. Karena John Rambo ingin menyelamatkan komandannya, maka dia terpaksa menyebut perang di Afghanistan ini sebagai “perangku”.

Selepas Afghanistan, John Rambo harus mengikuti wajib militer di Birma atau Myanmar. Selama mengikuti wamil ini, Rambo mendapatkan kehidupan baru dan berbaur dengan rakyat jelata. Kisahnya diawali dengan kedatangan sekelompok orang dari Amerika, tepatnya dari Colorado, yang membawa obat-obatan dan buku untuk warga desa yang sedang mengalami peperangan.

Pada artikel ini Saya akan mengungkapkan beberapa dialog dalam adegan film Rambo 4 yang penuh makna. Mungkin ada sekitar 3 adegan yang membuat kita harus berpikir ulang karena memang benar adanya.

1. F*** this world

Ketika seorang pendeta bernama Michael Burnet membujuk John Rambo untuk mengantarkannya ke wilayah desa yang berada di wilayah konflik, dia berkata bahwa kami akan kesana dengan membawa obat-obatan dan buku agama. Berikut dialog dalam adegan film Rambo 4 yang menohok:

John Rambo: “Apakah kalian membawa senjata?”

Michael Burnet: “Tentu saja tidak, Kami membawa obat-obatan dan buku.”

John Rambo: “Kalau begitu kamu tidak mengubah apa pun.”

Michael Barnett: “Orang sepertimulah yang akan merusak dunia.”

John Rambo: “F*** this world!”

Inilah dunia saat ini, penuh dengan kekerasan dan kadang kekerasan tersebut hanya bisa dilawan dengan kekerasan juga. Contohnya adalah Palestina dan Myanmar. Untuk konflik di Palestina, banyak sekali ormas keagamaan di seluruh dunia, khususnya Indonesia yang menggunakan slogan “Selamatkan Palestina” untuk penggalangan dana yang akan disumbangkan ke Palestina.

bebaskan al aqsha

Ada juga slogan “Bebaskan Palestina”. Kalau saya boleh berbicara ini adalah sesuatu yang konyol. Saya bukanlah orang yang anti-Palestina tetapi apa yang terjadi di Palestina itu adalah sesuatu hal yang buruk. Seharusnya, cara membela Palestina bukanlah dengan membawa makanan melainkan senjata. Buat apa membawa makanan, dana, dan bantuan lainnya, apa lagi mie instan, untuk rakyat Palestina yang setiap hari dihimpit oleh Israel?

Maka percakapan John Rambo dan Michael Barnett dalam adegan film Rambo itu benar adanya. Kalau hanya membawa obat-obatan dan buku, maka itu tidak mengubah apa pun. Di sana akan terus terjadi kekerasan dan pembunuhan setiap hari.

Sama dengan keadaan dunia saat ini. Dunia ini membutuhkan pahlawan perang yang mampu menjadi penyeimbang. Saya jadi teringat film The Equalizer. Dalam bahasa Indonesia, artinya penyama. Film ini juga mengisahkan seorang pahlawan yang berasal dari dunia hitam.

 

Sang protagonis akan membela orang-orang tidak bersalah yang mendapatkan tekanan dan dizolimi penguasa yang memiliki kekuatan. Kalau di Indonesia, dulu ada yang namanya Petrus atau penembak misterius. Mungkin sebagian orang kangen dengan kehadiran Petrus. Meskipun cara ini kejam, tetapi bisa menentramkan banyak orang. Bisa dibandingkan dengan keadaan sekarang ini, meskipun katanya HAM bisa ditegakkan, tetapi keadaan jauh lebih sulit. Semua orang berbicara dan semua orang ingin mendapatkan “keadilan”.

2. Life for nothing or die for something

Ini adalah kata-kata yang cukup menarik dan saya sendiri pernah melihat beberapa kali orang menggunakan kaos dengan kata-kata itu. Itu adalah kalimat yang diucapkan oleh John Rambo dalam adegan film Rambo ketika dia sedang mengacungkan panahnya kepada salah seorang tentara bayaran.

Awalnya si tentara bayaran ini akan melarikan diri dari medan pertempuran karena melihat begitu kejamnya pembantaian di wilayah konflik. Kemudian, karena John Rambo dan tentara bayaran tersebut adalah seorang prajurit yang sudah terbiasa dengan medan pertempuran dan darah, maka keluarlah kata-kata seperti di atas tadi.

Life for nothing or die for something. Kita tahu semua orang pasti akan mati, dan lebih baik menggunakan hidup ini untuk sesuatu yang berguna. Hidup ini singkat, tetapi akan rugi sekali jika dalam waktu yang singkat ini kita hanya menggunakan hidup tanpa tujuan sama sekali. Hidup harus memiliki tujuan yang benar. Kalau mati itu adalah sesuatu yang pasti, saatnya untuk menjadi berguna, bahkan kalau perlu, mengorbankan hidup kita untuk sesuatu yang kita yakini.

Ini adalah pesan moral yang cukup baik dari film ini.

3. Kita tahu siapa kita sebenarnya

Adegan film Rambo yang ini ini cukup berdekatan dengan adegan yang nomor dua, di mana Rambo sedang mengacungkan tanahnya kepada salah seorang tentara bayaran. John Rambo berkata, “Saat ini mungkin kita tidak ingin berada di peristiwa ini (maksudnya adalah peristiwa perang dengan situasi yang sangat mengerikan), tapi kita perlu tahu siapa kita sebenarnya.”

Maksudnya adalah kita adalah prajurit yang tidak boleh mundur dalam peperangan, meskipun menghadapi keadaan yang sangat mengerikan. Itulah mental seorang prajurit.

Apa pun profesi kita, jika memiliki tujuan yang baik, kita tidak boleh mundur meskipun suasana sangat genting. Misalkan seorang pemadam kebakaran yang harus mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan orang banyak. Dia harus tahu siapa dia sebenarnya dan kenapa dia berada dalam situasi ini.

Ini juga suatu pesan moral yang baik untuk kita semua.

Itulah 3 adegan film Rambo dan dialognya yang cukup menarik bagi kita, khususnya bagi saya. Sebagai catatan, saya sendiri adalah fans berat film John Rambo, dan saat ini saya masih menunggu rilis terbaru film Rambo 5. Ada desas-desus bahwa di film terbaru itu John Rambo akan melawan gangster narkoba di Kuba. Tetapi informasi ini juga kurang bisa dipercaya karena ada versi lain, yaitu John Rambo akan menghadapi teroris ISIS.

Sampai sekarang pun John Rambo 5 belum merilis trailer atau cuplikan. Kita harus sabar menunggu.

Written by Bimo

Web developer, menggunakan CakePHP sebagai inti pengembangan situs dan wordpress untuk bermain blog. Kadang-kadang menulis, coding. Suka bersepeda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

uget uget - Kutipan Dialog Film D.P.O yang Menohok

Kutipan Dialog Film D.P.O yang Menohok

ugetuget.com - buku yellow pages yang legendaris

Buku Yellow Pages: Pelajaran Bagi Pebisnis