Jika Memang Ada Cinta Gigio Donnarumma Tidak Akan Pergi Ke Mana-mana
Sumber gambar: www.repubblica.it
in

Jika Memang Ada Cinta, Gigio Donnarumma Tidak Akan Pergi Ke Mana-Mana

UGET UGET Belum lama menandatangi kontrak profesional dengan Milan, isu Gigio Donnarumma akan pergi sudah terdengar kembali. Tidak jauh berbeda dengan musim lalu, kini agen Donnarumma, Mino Raiola, lagi-lagi yang mencoba untuk meningkatkan tensi.

Kali ini, serangan dari Raiola menggunakan senjata “tekanan psikologis”. Menurutnya, dulu Donnarumma tertekan saat menandatangani kontrak dengan Milan. Dengan alasan itu, dia berusaha untuk membebaskan kliennya dari kontrak yang baru saja dia tanda tangani.

Apa yang dikatakan oleh Raiola mengundang reaksi dari berbagai pihak. Tifosi Milan pun bersikap keras menanggapi hal ini. Kita ingat dulu gawang Donnarumma sempat ditaburi uang dolla palsu saat dia bertanding membela Timnas Italia U-21 melawan Denmark. Saat itu terjadi hujan uang dollar palsu dari tribun belakang gawang Donnarumma.

Kali ini, giliran Curva Sud yang beraksi dari tribun San Siro. Mereka membentangkan sebuah banner bertuliskan “Violenza morale 6 milioni all’anno e l’ingaggio di un fratello parassita? Ora vattene. La pazienza è finita”. “Pelanggaran moral, 6 juta (euro) setahunnya ditambah dengan kesepakatan parasit kakak? Sekarang pergilah. Kesabaran sudah habis”.

Kejadian ini berlangsung saat pemanasan laga Milan vs Verona di lanjutan Coppa Italia. Jelas hal ini menyakiti hati Donnarumma. Bahkan sempat terlihat Bonucci berusaha menenangkan pemain muda itu di ruang ganti.

Sulit untuk percaya jika keinginan pergi berasal dari Donnarumma, yang kami tahu, pemain itu sangat mencintai Milan. Berbagai pihak, bahkan dari direktur AC Milan, Mirabelli turut memberi sinyal bahwa kemauan itu mungkin saja hanya berasal dari agen Donnarumma.

Terlepas dari apapun itu, saya hanya percaya pada satu hal, bahwa jika memang masih ada cinta untuk Milan, Donnarumma tidak akan pergi ke mana-mana.

Dari reaksi Donnarumma yang terpukul melihat aksi Curva Sud jelas menunjukkan bahwa sang pemain tidak ingin diperlakukan begitu oleh tifosi klub yang dia sayangi. Berulang kali pula Donnaruma mengatakan bahwa dia mencintai Milan.

Satu hal yang mungkin membuat gerah para tifosi adalah isu transfer yang sering dinyalakan oleh Raiola. Seharusnya, jika benar-benar masih cinta dan ingin tetap ada di Milan, Donnarumma segera melakukan sesuatu.

Jangan sampai masalah ini berlarut hingga tifosi Milan semakin meledak-ledak. Bagaimanapun, perang tifosi dengan agen Donnarumma akan turut melibatkannya. Dan kami tahu bahwa keputusan Donnarumma sendiri yang akan dapat menghentikan perang ini.

Kali ini saya yakin bahwa cinta yang akan mampu menahan Donnarumma. Bukan seperti cerita Kaka di masa lalu yang justru pergi karena cinta. Donnarumma mestinya beruntung menjadi pemain yang selalu dipedulikan oleh tifosi. Pun oleh pelatih Gattuso yang berkata akan melakukan apapun demi menjaganya.

Sekarang giliranmu, Gigio. Buktikan seberapa besar cintamu terhadap klub yang sudah membesarkan namamu ini.

Sumber gambar: www.repubblica.it

https://www.youtube.com/watch?v=gcXfAWMxUtc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Comments

comments

Ayam Tak Berbulu Rekayasa Genetika Bulu Ayam Untuk Pertahankan Kelangsungan Hidupnya Pada Daerah dengan Cuaca Ekstrem

Ayam Tak Berbulu: Rekayasa Genetika Bulu Ayam Untuk Pertahankan Kelangsungan Hidupnya Pada Daerah dengan Cuaca Ekstrem

Seberapa Sering Kamu Mengucap Doa Bagi Mereka yang Sudah Tiada

Seberapa Sering Kamu Mengucap Doa Bagi Mereka yang Sudah Tiada?