4 Hal yang Bisa Kita Petik dari World Cup Sejauh Ini
Sumber gambar: The Guardian
in

4 Hal yang Bisa Kita Petik dari World Cup Sejauh Ini

UGETUGET – World Cup 2018 sudah memasuki putaran kedua, dengan masing-masing tim yang telah saling bertanding di setiap Grup. Lalu, apa kesan yang kamu dapatkan? Dilansir dari The Guardian, berikut 10 hal yang bisa kita pelajari dari jalannya World Cup sejauh ini:

Rusia bisa jadi tuan rumah yang baik

4 Hal yang Bisa Kita Petik dari World Cup Sejauh Ini
Sumber gambar: The Guardian

Terlepas dari tekanan politik yang dihadapi pemerintah Rusia, akan tetap ada dan mungkin berkembang setelah World Cup usai. Namun tampaknya, banyaknya pendukung yang berdatangan dari segala penjuru dunia, dengan kesan dan kenangan mereka selama berjalanannya gelaran akbar ini, akan pulang dengan perubahan dalam pandangan mereka tentang Rusia.

Pemerintah setempat telah bekerja keras untuk satu bulan ini, dan masyarakat setempat pun bersemangat untuk menyambut setiap pendukung yang datang. Hal ini menjadikan energi baru yang dibawa oleh negara ini dalam gelaran World Cup.

Butuh bola jenis terbaik!

“Kami adalah korban dari FIFA dan perkembangan sepak bola!” ucap penjaga gawang timnas Mesir, Essam El Hadary.

Pelatihnya, Hector Cuper, menganggap komentar anak asuhnya tersebut sebagai gurauan. Sedang Igor Akinfeev, penjaga gawang timnas Rusia, punya pernyataan lain tentang telstar 18, bola yang digunakan dalam World Cup 2018.

Namun sebenarnya, menurut saya juga, sulit untuk memahami apa yang diproteskan oleh kedua kiper tersebut, mengingat bola edisi telstar merupakan salah satu produk terbaik yang digunakan saat ini.

Jika mereka membicarakan tentang standar kemampuan bola, seperti; berat, kemampuan melengkung, tekanan dan penyerapan air, tampaknya tidak ada masalah mengingat bola ini sudah lolos uji validasi yang dilakukan oleh FIFA.

Selain itu, tendangan bebas dari Aleksander Golovin, Cristiano Ronaldo dan Aleksandar Kolarov, yang berhasil melesatkan gol di gawang lawan, lebih banyak disebabkan oleh skill penendang, daripada kemampuan bola yang digunakan. Lalu apa masalahnya? Hmmm.

Lebih sedikit kartu merah

Alih-alih memberikan keputusan yang adil, penggunaan Video Assistant Referee (VAR) malah lebih banyak mendapatkan kontroversi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya negara peserta yang melayangkan surat protes kepada FIFA terkait klarifikasi keputusan yang dihasilkan melalui VAR di kondisi tertentu.

Sebagai contoh Inggris yang merasa janggal, mengapa VAR tidak digunakan saat Harry Kane mendapatkan sleeding dari barisan pertahanan lawan di kotak penalti sebanyak dua kali. Selain itu, masih ada rengekan Brasil yang merasa penggunaan VAR kurang tepat, atau Australia, pembuka segala kontroversi terkait teknologi ini.

Namun bagaimanapun, setidaknya VAR sudah berhasil meredam keluarnya kartu merah di pertandingan World Cup. Butuh 15 pertandingan, untuk kita melihat kartu merah dikeluarkan dalam pertandingan Kolombia melawan Jepang.

FIFA harus menekan rasa tidak aman Brasil

Barangkali, protes yang dilancarkan federasi sepak bola Brasil kemarin hanyalah angin lalu saja. Namun, pelatih timnas Brasil, Tite, para pemainnya, dan 200 juta lebih warga Brasil terus menyatakan bahwa dorongan yang dilakukan saat pemain Swiss mencetak gol kemarin seharusnya dianggap pelanggaran.

Kala itu, sesaat setelah gol tercipta, Brasil seperti hilang kendali sekitar 15 menit. Tampaknya kejadian itu sangat menggambarkan emosi Brasil terkait sepak bola, emosi liar yang menggebu-gebu. Barangkali, sudah saatnya FIFA memberikan jawaban dan klarifikasi serius terkait masalah ini. Mengingat, pesona pemain dan permainan Brasil, sangat sayang untuk dilewatkan jika hanya tersandung masalah ini.

Written by Biru Samudra

Penikmat film, sastra, musik dan penyuka bola musiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

Drama Kekalahan Mesir dan Laju Rusia di Babak Berikutnya

Drama Kekalahan Mesir dan Laju Rusia di Babak Berikutnya

Ternyata Infeksi Juga Bisa Menjadi Penyebab dari Telinga Berdenging

Ternyata Infeksi Juga Bisa Menjadi Penyebab dari Telinga Berdenging